⚠️⚠️⚠️
Fiksi
mengandung kata-kata toxic
bahasa rada kasar.
cerita pertama author
Murni dari pikiran author sendiri
baca aja, jangan lupa votmen, gabisa kasih deskripsi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seorang gadis cantik yang sedang bersantai dengan buku yang berada ditangannya, malam santainya terganggu kala ada yang menelfonnya, sudah 3 kali handphone Niska berdering tapi tak ia angkat.
dreertt
ponselnya kembali berbunyi, hal itu membuat Niska benar-benar kesal.
"Siapa sih, ganggu orang lagi santai aja" ucap Niska.
"Kemana aja sih lu, gw chat ga lu bales, sok seleb lu?" -??.
"gw lagi nyantai, lagian ada apaan sih malem-malem nelfon, kurang kerjaan lo?" tanya Niska.
"Malem ini lo dateng kesini ga, ada yang mau gw bicara in sama lo"-??.
"penting?" tanya Niska.
"ya penting lah bego, kalo gw udh telfon lo, berarti itu berita penting" -??.
"tungguin" ucap Niska.
Niska langsung bersiap untuk keluar menemui teman-teman pentingnya.
"Bun, Niska izin keluar, mau ke basecamp" ucap Niska.
"Ayah ga kasih kamu izin" sela Marvel sebelum sang istri menjawabnya.
"Tapi penting Yah, please ya?" ucap Niska dengan puppy eyes nya.
"Kamu itu masih smk sayang, ayah sama bunda itu takut kamu kenapa-napa" jawab Anna.
"Niska tau bun yah, tapi...."
"TIDAK ADA TAPI-TAPIAN NISKA KALO AYAH BILANG TIDAK YA TIDAK!!" Bentak Marvel.
Niska terdiam kala mendapat bentakan dari sang ayah, pasalnya ini baru pertama kali Niska dibentak oleh Marvel.
"Yah" panggil Anna.
"Baik" ucap Niska pasrah lalu meninggalkan Anna dan Marvel berdua.
"kenapa dibentak?" tanya Anna.
"maaf Bun, ayah kelepasan" jawab Marvel.
Anna hanya bisa pasrah jika suaminya sudah seperti ini. ia meninggalkan Marvel sendiri di ruang tamu.
Dikamar
Niska mengeluarkan ponsel nya dari dalam saku, lalu menelfon Zio.