chapter 6

42 11 0
                                    

🌺

🌺

🌺

🌺

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


⚠️⚠️⚠️
Typo dimana-mana
Kalo ada typo komenin aja 

✿✿✿

Malam yang sunyi, disertai dengan gerimis, seorang gadis yang sedang menangis, meratapi nasibnya, gadis itu melajukan kecepatan motornya diatas rata-rata entah kemana, ia hanya ingin tenang dan ingin sendiri.

flashback

"Per-jodohan?" tanya Niska.

Marvel mengangguk untuk memberi jawaban kepada Niska.

"Niska ga mau" jawab Niska sinis.

"ayah tidak menerima penolakan" ucap Marvel.

"tapi Niska tidak mau" jawab Niska kekeh.

"Niska" ucap Anna, sambil mengelus surai lembut Niska.

"Bunda?, Niska ga mau" ucap Niska menatap Ibundanya dengan penuh harap.

"Ayah mau membantu teman ayah" ucap Marvel.

"jika ayah ingin membantunya silakan, itu bukan urusan Niska" ucap Niska.

"NISKA" bentak Marvel.

Anna menatap suaminya dengan tatapan memberi tau untuk jangan terbawa emosi.

"maaf" ucap Marvel.

Niska langsung berlari menuju kamar mengambil kunci motor ke 2 nya dan mengambil jaket, diikuti Anna dibelakangnya, Niska menuruni tangga, Anna masih mengikuti Niska, Anna sudah berkali kali memanggil Niska, tetapi Niska tak menggubrisnya.

"VRANISKA" teriak Marvel yang melihat istrinya diabaikan oleh anaknya.

"jangan ganggu Niska" ucap Niska berlalu, dia mengambil motor dan melajukan motornya tanpa arah.

flashback end

Niska berhenti disebuah taman sepi dan gelap, ia menyandarkan kepalanya disandaran kursi taman, ia bingung, ia ingin menolak, tetapi melihat sikap sang ayah, Niska tidak akan bisa menolak perjodohan ini.

"kenapa disaat gw udah punya perasaan ke cowok, selalu ada aja yang ngehalangin" teriak Niska, ia mengusap air matanya.

"apa gw ga bisa milikin dia?" tanya Niska sambil melihat kearah bulan.

ReyhanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang