Chapter 28

26 4 0
                                    

Dark Chapter

***

***

***

***

(Ini Chapter menceritakan kejadian yang sedikit dark, jadi diversi ku Suna dan Gin udah berteman sama Miya bersaudara ini sejak masih kecil)

***

***

***

Atsumu POV :

Dipertengahan tahun kelas 2 SMP, waktu itu (Name) sempet bilang bahwa ia pengen ke warung bang mamat mapir dulu sebentar dan tentu saja aku menemaninya sampai di warung bang mamat setelah selesai ia pun pulang sendiri

 awalnya aku ingin sekali mengantarnya tapi aku masih ada ulangan remed jadi terpaksa aku harus tetap disekolah bareng Osamu.  

Tapi setelah hari ia pulang sendiri...

Ia mengurung dirinya dikamar dan tidak pernah keluar sekali pun, hal itu sedikit membuatku dan Osamu cemas... Kami berusaha membuatnya keluar dari kamar tapi yang terus saja ia jawab hanya

"Aku baik-baik saja bang Tsumu " Ucap (Name) dari dalam kamar dengan suara yang lemah dan bergetar

Dan ibu berkata kepada kami berdua untuk sedikit memberikan waktu untuk (Name) dan membiarkan dia istirahat, dan karena tidak ingin membuat (Name) jauh lebih lelah jadi kami membiarkannya istirahat di kamarnya...

Hari-hari yang kulalui sangat suram dan sepi tanpa (Name) yang sering saja membuat keributan denganku dan Osamu

***

***

***

***

Dan sepertinya kini tidak ada yang tahu kondisi (Name) sekarang yang berada dikamarnya

Author POV :

Dikamar (Name)

(Name) yang bosan dari tadi melamun dikasurnya pun memutuskan membuat sebuah gambar di meja belajarnya

Dan seketika pergerakan (Name) terhenti tiba-tiba dan menatap kosong kertas yang dicoret-coret oleh dirinya, sebuah ingatan tentang kejadian yang meninpa (Name) terulang kembali membuat sang gadis jauh lebih stress

Dan matanya melihat kearah sampingnya yang terdapat sebuah gunting yang bertulisan ' HAPPY ENDING' sebuah ide muncul dibenang pikiran (Name), sang empu pun mengambil gunting tersebut dan mengarahkannya kepada lehernya

Sebuah suara-suara mulai bermunculan ditelinga (Name) tanpa henti dan juga ia tidak bisa berbuat apapun juga untuk menghilangkan suara tersebut.

' gak pantes hidup'

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

' gak pantes hidup'

' jijik banget'

'B*ngsat'

'udah gak suci lagi dia'

'gak pernah banggain keluarganya'

'bisanya apa sih lu!?'

'beda dari yang lain'

Tangan (Name) mulai bergetar ketakutan...

"ASTAGHFIRULLAH!? (NAME)!?!?! " Sang bunda menahan tangan (Name), sang gadis tetap memberontak minta dilepaskan

"(NAME) UDAH ANAKKU!?!?! " Teriak sang ayah yang tidak bisa menahan air matanya melihat anak gadisnya sangat menderita, abang-abangnya yang penasaran pun datang mengintip

"Itu (Name) kenapa megang gunting!? " Tanya Osamu kaget 

"Jan tanya saya "Atsumu menatap (Name) yang menangis histeris

"JANGAN SENTUH AKU!!AKU MENJIJIKKAN!!! " Teriak (Name) yang tidak bisa menahan bendungan air matanya

Sang bunda pun segera memeluk tubuh (Name) yang bergemetaran ketakutan untuk menenangkannya, (Name) dengan cepat memeluk tubuh ibunya dengan sangar erat tidak ingin ditinggal

"JANGAN PERGI!AKU TAKUT SENDIRI!! " Ucap (Name) 

"Shhhh shhh, kami semua tidak akan meninggalkanmu sendiri, kita akan bersama selamanya hingga hari akhir mendatang..." ibunya mengelus punggung (Name)

OMAKE : 

"keknya terjadi sesuatu sama (Name)..." Guman Atsumu

"Kita harus menjaga (Name) sebisa kita! " Atsumu mengangguk menyetujui perkataan Osamu 

HAIIII GAESS 

BAGUS GAK CHAPTER INI 

ENTAH KENAPA AKU KEPIKIRAN BIKIN CHAPTER YANG AGAK DARK-DARK GITU BIAR SERU

JADI NGOMONG-NGOMONG AKU DAPET IDE INI DARI WEE WEBTOON DI CHAPTER 76 KALO GAK SALAH 

HEHEHEHE 

OK BYEE TY YAK DAH BACA

Miya Twins FamilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang