"Sial, kenapa Orang itu malah pergi gitu aja, Gue udah bayar mahal-mahal buat hancurin tuh Kantin malah pergi gitu aja"Batin Vino menatap dari jauh, Tanpa sengaja tatapannya bertemu dengan tatapan Aldo, Aldo tampak bersmirk
"Sialan tuh anak, beraninya natap Gue gitu"Batinnya lagi
"Sabar Vin, Lo harus jaga Image Lo didepan anak-anak"Batinnya lagi lalu menghubungi seseorang lewat Chat
Tak berselang lama, setelah Ia menghubungi Orang itu Keributan mulai terdengar di kantin, tepatnya di meja JMT
"Kalian pergi dari sini, Ini kantin Gue udah booking"kata Alex
"Enak aja, Kita duluan yang disini"Kata Alden
"Tapi Ini tempatnya udah Gue booking"Kata Alex tidak mau kalah
"Jadi kalian pergi dari sini, atau Gue akan hancurin Meja ini"Kata Alex
"Coba aja kalau Lo berani"kata Alden menantang Alex
"Aiss Sialan Lo, Lo mancing Gue huh?"Tanya Alex menedang kursi Aldo
"Lo,,"Kata Alden terpotong karena Aldo menahannya
"Lo disuruh sama Bos Lo, buat kericuhan disini huh?"tanya Aldo berdiri dari duduknya
"Maksud Lo apa?"tanya Alex melangkah lebih dekat ke Aldo
"Lo pikir Gue gak tau siapa Bos Lo?"tanya Aldo
"Jangan cari masalah, Lo hanya budak"Kata Aldo
"Maksud Lo apa hah?"Tanya Alex mencengkram kera baju Aldo
Aldo tidak menjawab, Ia hanya menatap Alex dengan tatapan datarnya
"Kalau Lo mau cari masalah sama Kita, Jangan Sendiri, panggil teman-teman Lo"kata Alden
"Ah biar lebih seru Panggil Bos Dramatis Lo itu"kata Alden sengaja mengeraskan suaranya membuat Vino disana mengepalkan tangannya
"Kalau emang Dia lelaki sejati, Suruh Dia lawan Kita langsung, jangan beraninya sewa orang"Kata Alden
"Ah Gue lupa, Bos Lo kan Munafik"Lanjutnya
"Kurang ajar Lo"kata Alex menonjok Alden tetapi ditahan Aldo
"Kalau mau ribut jangan disini"Kata Aldo
"Sial, ternyata mereka kuat juga"Batin Alex
"Woi, Dasar kalian beraninya keroyokan"kata Rivan Ia datang bersama Dio
"Dia sendiri yang datang"kata Fion
"Kalau Lo berani lawan Kita"kata Rivan
"Ya elah. Heh Febri Lo tu jangan songong ya. Ingat Lo itu hanya Numpang hidup sama keluarga Gue"Kata Lulu menyindir Rivan dan Dio
"Lu, jangan bilang bilang dong Gue kan jadi malu"Kata Febri sok sedih padahal sedang menyindir ketiga orang tersebut
"Tau Lo Feb pake banggain harta orang lain lagi malu-maluin"kata Onel
Brukk
"Maksud Lo apa?"Tanya Rivan memukul meja disana
"Woii santai kali Bro. Dan Singkirin tangan Lo dari meja Kita. Entar meja Kita jijik"kata Alden
"Cah ilah, tersinggung Lo?"tanya Febri
"Lo pikir Gue takut sama Lo? jangan mentang-mentang Lo udah bikin Vino masuk RS lo berpikir kalau Gue takut sama Lo"Kata Rivan menunjuk wajah Alden
"Oiya? Apa harus Gue bikin Boss Lo masuk Kuburan biar Lo takut?"tanya Alden tajam
"Heh Lo nggak usah songong. Gue tantang Lo Sepulang sekolah battle Basket siapa yang menang dia berhak dapatin Marsha"Ucap Rivan membuat Alden emosi
KAMU SEDANG MEMBACA
The Twin Hearts
Short StoryR E V I S I Start up 10-11-2025 End 22 -11-2025 PLAGIAT JAUH-JAUH
