Part 6

9.8K 589 13
                                        

Di rumah sakit, Alden tampak mondar-mandir gelisah di depan ruang UGD, menunggu Aldo yang masih diperiksa di dalam. Sesekali ia melirik jam di dinding, tapi waktu terasa berjalan sangat lambat. Sementara itu, Zea sedang mendapatkan perawatan di ruang rawat, setelah sempat mengalami luka ringan

Karena panik Ia pun hampir lupa mengabari orangtuanya

"Halo sayang kalian Dimana kok belum pulang?"Tanya Shani dengankhawatir 

"Mama Aku di RS Ma"kata Alden menangis membuat Shani tambah khawatir

"Kamu kenapa sayang kok? nangis? Adek kamu dimana? kalian kenapa bisa Di RS?"Tanya Shani melontarkan pertanyaan bertubi-tubi ia benar-benar khawatir dengan kedua anaknya. apalagi setelah mendengar suara tangis Alden yang berada di RS.

"Aldo dan Zea ada disini Ma"

 "Aldo Di UGD Ma. Dia di sayat orang"kata Alden tambah menangis.

"Ya Tuhan"Shani shock mendengar kabar anak bungsunya dan langsung menangis. Gracio yang sedari tadi mendengar juga shock, ia pun mengambil HP Shani

"Dirumah sakit mana Nak?"Tanya Gracio

"Fidela's Hospital pa. Papa tolong hubungi tante Anin ya soalnya Zea juga ada disini"

 "Iya kamu sabar ya sayang, Mama sama Papa langsung kesitu"kata Gracio karena mendengar tangisan Alden 

Tidak berselang lama Shani dan Gracio pun sampai dirumah sakit

"Sayang bagaimana keadaan adek Kamu"tanya Shani baru sampai di RS dan langsung memeluk Alden

"Ngga tau Ma dokternya belum keluar"jawab Alden semakin khawatir. 

"Alden takut"kata Alden

"Sabar ya Nak, Aldo pasti kuat"kata Gracio

Beberapa saat kemudian  Anin juga datang dengan wajah paniknya 

"Zea mana nak?"tanya Anin

"Zea nya masih di periksa tante"jawab Alden masih dipelukan Shani. 

"Sebenarnya apa yang terjadi?"tanya Gracio 

"Zea hampir dilecehin dan kita berdua tolongin. Tapi ternyata penjahatnya membawa pisau"jawab Alden membuat mereka kaget

"Trus Zea gak papa kan?"tanya Anin khawatir 

"Zeanya pingsan Tante, mungkin karena dia syok"Jawab Alden

Akhirnya dokter keluar dari ruangan Zea

"Bagaimana keadaan anak saya Dok?"Tanya Anin

"Anak ibu taruma berat dia masih syok, tapi tenang aja saya sudah menyuntikkan obat, mungkin sebentar lagi dia akan sadar"kata dokter

"Saya bisa masuk dok?"tanya Anin 

"Ah tentu saja silakan. kalau begitu saya permisi"jawab Dokternya 

"Terima kasih Dok"ucap Anin Dokternya pun berlalu. Anin kemudian masuk ke ruangan Zea diikuti Shani

Tak lama kemudian Zea pun sadar dan menangis Anin pun langsung memeluknya 

"Ma"Panggilnya

"Jangan nangis sayang. Kamu tidak di apa-apain kok"kata Anin menenangkan Zea

"Aku takut Ma"kata Zea menangis 

"Udah jangan takut Mama di sini kok"kata Anin mengecup kening anaknya.

Di depan pintu UGD



The Twin HeartsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang