Kembali membalikan badannya, setelah itu Asura menutup kembali pintu kamar dengan sangat rapat.
Didalam kamar itu, terdapat seorang lelaki tertidur pulas di atas kasur dengan tidur terlentang.
Asura melihat ke arah lelaki yang tertidur itu.
Lalu matanya beralih ke arah laci yang berada bertepatan di sebelah kanan tempat tidur lelaki itu.
berjalan ke arah laci, membukanya dan menaruh dokumen yang dipegangnya ke tempat laci, lalu menutupnya kembali.
Maura hanya terdiam ditempat ketika kakaknya melangkah menuju ke arah laci.
Asura kembali menghadap kebelakang ketempat adiknya berada, lalu mengatakan....
"Baiklah... Maura, akan kutunjukan kepadamu bagaimana cara memuaskan nafsu dari para lelaki."
Asura memang mempunyai rencana licik seperti itu, memanfaatkan lelaki yang sedang tidak sadarkan diri.
Mendengar perkataan kakaknya, Maura terkejut dan tidak menyangka jika kakaknya mengucapkan kata kata yang tidak senonoh.
- Apa?.... Apa yang barusan diucapkan Asura-Oneesan? apakah itu hanya bercanda?
Mengira jika dirinya mungkin salah mendengar atau salah mengartikan ucapan dari kakaknya, Maura mencoba menanyai kembali arti atau maksud dari perkataan kakaknya.
"Ehh... apa maksudmu Oneechan?"
Sedangkan itu, Asura masih mengutarakan niatnya dengan bersungguh - sungguh.
"Seperti yang aku bilang Maura, Aku akan menunjukan kepadamu cara memuaskan nafsu dari para lelaki."
Mendengar perkataan kakaknya yang begitu jelas itu, Maura sekarang benar benar terkejut sekali melihat kelakuan dari kakaknya.
"...Ehh,,,EHHH....!" Teriak Maura.
Sedangkan Asura yang melihat adiknya teriak sangat keras, dengan sigap dan cepat menutupi mulut adiknya.
"Sttt,,, Jangan berisik Maura!"
" ....Tenanglah..."
Asura khawatir jika suara adiknya terdengar oleh Victoria dan para petinggi lainnya yang sedang rapat berada di ruangan tepat dua langkah sebelah kiri ruangan kamar ini.
Sedangkan itu, saat ini Maura tidak menyangka jika kakaknya menjadi seperti ini. Padahal kakaknya dulu adalah orang yang tegas dan selalu mementingkan aturan daripada permasalahan cinta.
tetapi setelah bertemu dengan kak Asgard, kakak sekarang menjadi berubah.
Bagian 6
Melihat keadaaan adiknya yang sekarang sudah terlihat lebih tenang, Asura melepaskan tangannya yang menutupi mulut Maura.
Sedangkan itu Maura yang masih terkejut mendengar perkataan dari kakaknya, hanya terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa.
Terkejut dengan perkataan kakaknya itu, Maura mengira mungkin ada yang salah dengan kakaknya ini.
- Ternyata Asura- Oneesan serius ingin melakukan hal itu, aku mengira itu hanyalah sebuah candaan.
- Tapi... Apakah itu akan baik-baik saja kan yah? Jika sampai kak Asgard terbangun, bukankah itu akan menjadi sebuah masalah?
Maura yang masih memikirkan sesuatu yang berada dalam pikirannya, membuat otak kepalanya menjadi tidak berjalan semestinya. Yang hanya dipikirannya saat ini adalah sesuatu seperti sebab dan akibat perbuatan yang akan dilakukan kakaknya yang sekarang ini akan menjadi sebuah masalah di masa depan. Dirinya mengira jika kak Asgard akan sangat marah jika kakaknya melakukan sesuatu terhadap tubuhnya.
"Melakukan hal memalukan seperti itu, apakah nanti kak Asgard tidak akan marah?"
Memang benar hal yang dilakukan oleh kakaknya adalah tindakan yang sangat memalukan dan juga sangat melenceng dari perjanjian sebelumnya.
"Mau bagaimana lagi Maura, Ini adalah cara satu-satunya agar dia menjadi milik kita sepenuhnya."
Tapi mau bagaimana lagi, kata - kata kakaknya memang ada benarnya. Jika tidak sekarang harus kapan lagi?
Ini adalah kesempatan yang sangat langka sekali untuk melakukan seperti berhubungan intim dengan orang yang dicintai.Ya, sebenarnya Maura sudah sangat lama sekali menyukai Asgard di saat dia pertama kali bertemu dengannya. Pertama kali dia melihat orang itu, pandangan matanya tertuju pada orang yang berada di depannya, dirinya dengan sengaja mengaktifkan skillnya, dan apa yang Maura lihat saat itu adalah sebuah kekosongan dan kehampaan, sama sekali tidak terjadi apa-apa.
Salah satu Skill unik Maura adalah dapat melihat masa depan seseorang. Dari dulu hingga sekarang dirinya tidak pernah salah atau gagal disaat dia melihat masa depan dari seseorang yang dirinya lihat dengan kedua matanya. Tetapi saat ini dirinya sama sekali tidak bisa melihat masa depan orang itu, itulah yang membuatnya tertarik kepada Asgard.
Tetapi sekarang ini, yang membuat dirinya yakin adalah kekuatan Asgard itu sendiri. Mungkin ada sesuatu yang sangat kuat yang menghalanginya untuk melihat masa depan Asgard.
Apalagi Asgard adalah karakter yang sangat kuat. Bahkan jika kakaknya mengeluarkan kekuatan penuhnya, sangat tidak yakin mampu mengalahkan dia.
Dia teringat oleh masa lalunya ketika saat melawan lelaki itu. Pertarungan yang sangat sengit antara Asgard vs Asura, Maura, dan Victoria.
Banyak sekali kerugian daripada keuntungan melawan lelaki itu. Dimulai dari dunia-dunia kecil di sekitarnya menjadi hancur akibat peperangan antara kedua belah pihak, dan juga banyak para Dewa yang telah gugur karena kurangnya persiapan pada saat itu.
Sampai saat ini, Maura masih belum mengetahui identitas dari lelaki itu. Satu hal yang pasti, lelaki itu kuat.
Tidak mungkin lelaki itu adalah makhluk ras, dengan dari segi level dan kekuatan, jika dibandingkan dengan kakaknya yaitu Asura, sudah pasti Asgard lah yang lebih kuat.

KAMU SEDANG MEMBACA
Invincible God Emperor
FantasyCerita dimulai ketika seorang pemuda yang sedang bermain sebuah game Magic God New World, sebuah game yang dibuatnya sendiri demi kepuasan dan kesenangan untuk dirinya sendiri. Tak disangka dirinya berpindah kesuatu dunia bersama dengan akun dan kar...