Indonesia mendengar suara seseorang terasa tidak asing suaranya membuat ia terasa tenang hingga Indonesia membuka mata
Ibunya Indonesia langsung tersenyum menawan lalu melangkah maju menuju ke Indonesia
Indonesia langsung segera bangun dan berlari lalu memeluk ibunya yang sangat ia rindukan
"Hiks... Ini mama kan?" ujar Indonesia peluk erat
Ibunya Indonesia membalas pelukan dan mengusap kepala Indonesia dengan lembut
"Iya anakku ini mama, maaf ya tidak sempat mengucapkan selamat ulang tahun nak"
Indonesia langsung melepaskan pelukan dan tersenyum ke arah ibunya "Gapapa kok, indo senang bisa bertemu dengan mama"
"Ibu juga senang, tapi kenapa kamu bunuh diri nak? Bukannya mama selalu mengajari kamu untuk hidup bersyukur dan jalanin kehidupan mu walau banyak rintangan yang akan kamu hadapi nak"
Indonesia langsung menunduk setelah mendengar perkataan ibunya
"Maafkan indo, gue sadar gue laki-laki lemah, mudah menangis dan tidak berbakat"
Ibunya Indonesia langsung menyentuh pipi anaknya
"Nak kamu itu anak kuat, kamu itu berbakat, kamu masih muda dan kamu itu pintar sering masuk lima besar" ujar ibunya Indonesia dengan nada lembut
Indonesia langsung menyentuh tangan ibunya berada di pipinya "Tapi gue sekarang sudah bebas sekarang gue bisa bersama dengan mama selamanya"
Ibunya Indonesia langsung menurunkan tangannya lalu mundur menjauh "Ibu mau memberikan kamu hadiah terakhir tapi kamu harus berjanji sesuatu nak"
Indonesia langsung kebingungan tapi ia hiraukan dan mengangguk
"Iya gue janji"
"Baguslah nak berjanjilah kamu akan terus berjuang melewati segala rintangan dan mencari kebahagiaan mu, waktu mu masih panjang sekali jaga papa mu" ujar ibunya Indonesia hingga tubuh ibunya bercahaya terang
"Mama?" gumam Indonesia terkejut melihat ibu nya mulai menghilang
Indonesia berlari berusaha meraih ibu nya ia gak mau berpisah dengan ibu nya namun pandangannya langsung menggelap
.
.
.
.
Teeet Teeet Teeet
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.