CHAPTER 5: Pertemuan

567 39 5
                                    

10 menit yang lalu setelah kebangkitan Veldanava.

Aku sedang berbelanja mempersiapkan makan siang untuk Rika tapi tiba-tiba aku merasakan sesuatu energi sangat besar yang berasal dari hutan wilayah barat Igrassia.

Pada awalnya aku hanya akan mengabaikan energi besar itu karena itu jauh dari tempat Rika yang berada di Akademi terlebih lagi Igrassia memiliki barrier disekeliling kota jadi akan sulit penyusup memasukinya dan juga ada Rangga yang bersamanya tapi tiba-tiba aku mendapatkan panggilan telepati dari Rangga.

"C-chloe-sama, N-nona muda dalam b-bahaya"

"Apa yang terjadi disana Rangga"

"A-da orang y-yang berbahaya disini, saya tidak mam-"

"Halo Rangga, Rangga!"

Menghilangkan semua ketenangan yang aku miliki, aku langsung melesat dengan kecepatan ilahi menuju tempat Rika berada, aku tahu bahwa lawannya kali ini tidak akan mudah karena dia mampu mengalahkan Rangga yang merupakan salah satu 12 penjaga Raja Iblis Rimuru tapi aku tidak begitu peduli karena prioritas utama aku adalah Rika.

Aku tidak bisa membayangkan bagaimana Rika terluka nanti dan juga bagaimana reaksi Rimuru-san jika ia melihat Rika terluka, mungkin dia akan marah padaku karena tidak dapat melindunginya.

Ketika aku sampai, aku melihat Rika dengan seorang pria berambut hitam gelap dengan baju mewah bangsawan di depannya dan tidak jauh dari Rika ada Rangga yang tergeletak tidak sadarkan diri, aku langsung bergegas menuju kearah pria itu untuk menembasnya tapi tiba-tiba ia memblokir tebasanku dengan sebuah Barrier, itu cukup mengejutkan karena aku menebas musuh dengan niat membunuh tapi barrier itu sulit untuk ditembus. aku dapat melihat Rika yang terkejut dengan kedatanganku yang begitu tiba-tiba.

"Ibu?!"

Aku melihat Rika yang ingin mengatakan sesuatu tapi aku mengabaikannya, aku hanya ingin fokus dengan pria dihadapanku ini, pantas saja Rangga tidak dapat mengalahkan pria didepanku ini karena ia sangat kuat.

Aku juga bisa melihat alis pria itu berkendut ketika Rika memanggil diriku ibu tapi aku tidak punya waktu mempedulikan hal itu dan hanya fokus menyerangnya tapi yang membuat aku sedikit cemas karena pria itu memblokir semua tebasan aku dengan mudah.

"Istri yang kuat dan anak yang pintar, aku tidak menyangka dia sangat beruntung"

Mendengarkan pria yang berada didepanku berbicara begitu membuat tubuh aku membeku kaku, aku tahu apa yang dimaksud dengan 'dia' itu sudah pasti Rimuru-san karena tidak ada yang tahu tentang dirinya dan Rika selain eksekutif, Chloe hanya bisa marah mendengar itu.

"Darimana kau tahu itu!"

Aku bisa melihat pria itu memiringkan kepalanya dengan bingung itu membuat wajah bingungnya seperti mengatakan 'Bukannya itu sudah wajar?', itu membuat aku kesal dengan sikapnya tersebut. aku tidak tahu siapa pria didepannku tapi aku tahu bahwa dia harus dibunuh secepatnya.

"Aku tidak tahu siapa kau tapi-"

"Kepalaku sakit, ada dimana ini?"

Sebelum menyelesaikan perkataanku aku mendengar sebuah suara perempuan, aku segera melihat seorang wanita cantik berambut pink perak yang tampak baru bangun disamping pohon tempat pria itu sebelumnya berada tapi entah kenapa wanita itu mirip dengan Milim, setelah wanita itu bangun aku mundur menjaga jarak dari pria itu dan aku melihat pria itu berlari menuju wanita itu dan langsung memeluknya, ini membuat aku semakin bingung seiring perganti peristiwa.

"Apa yang terjadi?"

"Ibu!"

Melihat Rika yang berlari kearahku, aku segera memeluknya, aku sangat bersyukur bahwa dia dalam keadaan yang baik-baik saja kemudian aku melihat kembali pria dan wanita itu tapi disana pria itu masih memeluk erat wanita itu dan wanita itu mencoba untuk menenangkannya.

Tensura | Princess Of SlimeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang