End

8 1 0
                                    

Janji akan tetap menjadi janji, janji tidak akan pernah hilang. Mereka akan selalu ada merantai di tubuhmu.

You promise not leave me alone, but it was lie. And i already know that before, so i keep flat.

Terkadang ku ingin meluapkan emosi terbesar ku, akan bodohnya Dirimu. Kau termakan oleh bisikan bisikan teman, keluarga, bahkan kondisi atau takdir.

Tanpa mendengar diriku yang berusaha bertahan kondisi yang kamu tekankan.

Aku tidak tau apa yang terjadi pada dirimu saat ini, apa yang membuat mu berubah?

Sampai aku tidak bisa masuk kedalam hatimu lagi?

Apa yang dibenak pikiranmu pada saat ini? Memilih suatu hal yang benar benar kesalahan besar

Aku terus berandai-andai:
Apa yang kamu lakukan? ketika sudah terjun kedalam lobang yang salah lalu ditambahkan masalah dengan kamu sendiri?

Apakah takdir atau keputusan ini disengaja?
••••••
Am i going angry? Yes i am

Am i dissapointed? Maybe?
(With you say i am was nothing more than someone special)

I don't need a fucking payment or payback

Tapi bayarannya adalah:
Lakukan apa yang ku lakukan kepadamu, perjuangkan diriku seperti aku yang memperjuangkan mu mati matian

Dan semuanya akan selesai
••••••
Kita sudah terlalu rusak, jauh dari kata rusak.

Ketika ku sudah siap untuk memperbaiki semuanya, kenapa kau selalu bermalas malasan layaknya membiarkan saja semuanya rusak

Pepatah mengatakan:
Jika kuku kita panjang, kita harus memotong kuku nya. Bukan jari nya
••••••
Entah apa yang harus kulakukan... Aku mempunyai tujuan yang luar biasa, tapi aku seperti tidak ada energi yang cukup kuat untuk menjalaninya.

Kegiatan sehari hari ku untuk mengabari aku berada dimana sudah tidak ada

Ketika disaat ku nyaman dengan kasur ku, aku teringat harus mengabarkan untuk tidur

Di setiap langkah ku, ku teringat membawa kalung yang tergantung dileher ku

Jam tangan yang kau berikan, ku selalu melihat nya setiap menit nya.

Setiap ku membuka pintu kamarku yang nyaman, ada chen yang selalu menunggu ku pulang

Aku selalu menanyakan kepada boneka putih kecil itu:
Hey, what are you doing? I'm home

Kepalaku terkadang mengirim sinyal dirimu, yang seharusnya ku sudah tidak pikirkan lagi

Kota ku yang selalu memberi kehangatan akan ingatan ingatan indah dan hal bodoh yang kita buat

Drama yang kita buat, demi mengisi kekosongan hari kita

Muka mu yang lucu setiap harinya demi menyemangati hari hari sekolah ku, walaupun kamu tidak pernah meminta kembali kepada ku.

Bahkan sangat memenuhi galeri fotomu dengan muka konyol mu

Harapan harapan gila ku, yang selalu ingin menghampiri rumah mu dengan mobil ku

Berpelukan di kasur yang nyaman, bahkan bertukar cerita di malam hari

Banyak hal yang ku harus katakan kepada mu...

Tapi, cara ku mencintai seseorang di dunia nyata berbeda dengan di dunia maya
••••••
Aku tidak akan menjadi teman mu, atau sahabat mu.

Aku pikir... Kita lebih cocok dalam sebuah hubungan

Aku tidak mempunyai hati keras, bahkan aku tidak egois.

Aku menghargai semua apa yang kamu lakukan, tapi apakah kamu menghargai ku juga?

Kau selalu mengatakan tidak bisa, aku juga tidak bisa berpisah denganmu.
Tetapi dengan kondisi sekarang ini...

Mungkin aku membiarkan mu istirahat terlebih dahulu, sampai kau benar benar berubah seperti yang ku mau.
••••••
Tapi mungkin ku masih sedikit percaya... That you will coming back to me soon

The end
(Will be back soon)

DestinyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang