Terkadang aku bingung, kenapa dia selalu peduli kepada orang lain.
Bahkan diriku jarang sekali pengertian.Lagi lagi, aku juga yang pengertian untuk ia.
Apapun yang dia minta, aku akan berusaha mendapatkan nya.Aku juga terlalu sering mengalah kepada temannya, untuk mengambil waktu ku bersama nya.
Bahkan terlalu sering.
••••••
Dan aku berada di titik yang tak tahan akan sifat nya, jadi aku harus bertindak untuk menjauhi ia.
••••••
Tapi sebelum itu, aku meminta pendapat kepada abang ku terlebih dahulu, Even my friends.Some people say:
I was wrongBut other say:
Your boyfie was wrongThen, my big Brother help me out.
Kupikir, dia juga tidak mau melihat adik kecil nya selalu sakit²an hati nya.
••••••
But in the end...
My heart still broken with you.Aku lelah akan sifat mu, kamu juga belum bisa berubah apa yang aku inginkan.
Aku tau itu egois, hanya saja... Aku tidak mau ada orang lain selain kita berdua.
Apa gunanya aku didalam hidupmu..?
Apakah kau datang kepada ku disaat kau sakit saja?
Dan letak kesenangan mu berada pada orang lain...?
••••••
Bersambung.

KAMU SEDANG MEMBACA
Destiny
RastgeleSebuah cerita dari 2021 Hanya ingin berbagi keadaan, Dan pengalaman yang selama ini ku lalui