[masih] Day one

4 0 0
                                        

menjelang sore, area festival semakin ramai oleh orang-orang yang sepertinya tidak hanya mahasiswa saja.

"tiket masih aman?" tanya Garin ke dua orang perempuan yang berada di bagian tiketing, dan tentu ia tidak hapal namanya.

"kayanya masih aman kak, dibawah masih utuh sekitar empat apa lima kalau nggak salah."

"oke deh, nanti kalau kurang langsung kontak anak acara ya. tau kan siapa aja anak acaranya?"

"tau kak."

"semangat ya."

Garin kembali berkeliling untuk memastikan setiap area festival aman dan terkendali. beberapa kali ia harus berhenti untuk berfoto dengan orang-orang yang tentu saja tidak ia kenal. yah, maklum resiko orang ganteng.

"permisi dengan mas Garin? ketua pelaksana Fisip Festival?"

Garin berhenti sejenak, dan langsung tersenyum sumringah karena dicegat perempuan cantik berwajah oriental. ia langsung menyisir rambutnya kebelakang. "iya, ada apa ya?"

"kenalin saya Kiko, reporter lembaga pers kampus mau minta waktunya sebentar buat wawancara bisa?"

"oh pers kampus, bisa-bisa. tapi jangan terlalu lama ya, karena gue harus check yang lainnya."

"oh iya mas, cuma lima sampai sepuluh menit aja kok." perempuan bersama Kiko itu tampak melambai ke arah temannya yang membawa kamera.

"bisa shoot dibagian banner nggak ya? sekalian promosi buat festival." ajak Garin.

"boleh."


"terimakasih mas Garin udah meluangkan waktunya. nanti sebelum kita up, kita kabarin via email BEM ya."

"bisa via whatsapp?"

"oh BEM Fisip punga business whatsapp?"

"oh enggak, wa pribadi saya. mungkin saya bisa minta nomor whatsapp nya?"

Kiko menoleh ke temannya yang tampak menahan senyum, "maaf mas Garin kalau personal whatsapp kayanya kurang profesional jadi saya tetap kirim via email ya? kalau begitu kami langsung saja, terimakasih Mas Garin. Selamat sore."

"sore." batal sudah niatnya untuk memiliki keturunan berwajah oriental mirip mama nya.

nasip.. nasip..

setelah adzan maghrib berkumandang, Garin langsung memanggil panitia sebelum break pergantian shift

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.




setelah adzan maghrib berkumandang, Garin langsung memanggil panitia sebelum break pergantian shift. "hari ini kalian udah keren banget, makasih totalitas yang udah dikasih, selamat istirahat buat temen-temen shift pagi jangan lupa yang besok masih kebagian pagi dateng seperti tadi. semangat selalu dan terimakasih."

penutup dari Garin disusul suara tepuk tangan dari panitia shift siang. Garin langsung mengambil tasnya dan berjalan mendekati Dion selaku wakil ketua pelaksana.

"Gue tinggal ya, Yon? aman kan?"

"aman Rin, tenang aja. selamat istirahat setelah dua hari ngelembur ya pak."

"thank you, pak. kalau ada apa-apa kabarin yaa."

"siap."

"titip ya Yon."

"yoii."

Salsa udah balik duluan dan Saras barusan naik grab, alamat jok boncengan malam ini kembali dingin. petualang cinta kita hari ini sedang kurang beruntung jadi besok jangan sampai kalah dengan abang grab ataupun gojek. fighting GARIN!!!!

•••

A' Dion si wakil ketua festival yang bikin salto mulu🫠

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

A' Dion si wakil ketua festival yang bikin salto mulu🫠

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jan 11, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Garin and his journeyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang