Sejak Kepergianmu
Oleh: Rispawati
Masih ingatkah engkau langit jingga sore itu
Di sana kau kecup dalam keningku hingga malam merenggut ragamu
Hangat pelukanmu terasa sampai membakar angkasa
Kau raup pipiku dengan desahan napas yang panjang
Dinginnya air laut tak membawa kabar sang perjaka
Senja tak pernah lagi indah, seluruh laut adalah kerinduan
Dalam hening selalu mengalir wajahmu
Ayat-ayat waktu membeberkan kisah tentang dua insan di fajar yang terang
Ombak terlalu tenang untuk membekap mulutku
Teriakan angin memanggil namamu, kekasihku
Kapan kau akan mengobati luka rindu ini
Yang nestapa saja sudah pergi karena tak sanggup memikulnya lagi
KAMU SEDANG MEMBACA
Kerinduan (Antologi Puisi)
PoetryAda kalanya keadaan memaksa harus menjadi penghalang antara aku dan kamu. Namun, di dalam lubuk hatiku yang terdalam, hanya ada dirimu seorang.
