Rindukah?

21 1 0
                                        

Rindukah?
Oleh: Dimas Hafiz Ihsan

Ada keganjalan terselip
Di sela ruas buku kenangan
Hamparan ingatan luka
Kembali menyapa

Dirudung candunya senyumanmu dahulu
Hanya untuk diriku
Sekarang,
Semua itu bukan lagi milikku

Pundak yang biasanya tempatku bersandar
Di mana semua beban kuturutkan
Entah itu tentang duka maupun suka
Semuanya lagi-lagi hanyalah masa lalu

Aku sadar,
Tak bisa kembali lagi
Masa-masa indah bersamamu
Canda tawa bersenandung riang

Kenapa tiba-tiba teringatmu?
Yang seharusnya sudah terlupa
Terkubur dalam di antara rona senja yang tenggelam
Jauh nan takkan pernah ada lagi

Rindukah diriku?
Pada seluruh jejak dahulu
Semasa ada kata kita
Di antara aku dan kamu

Atau aku yang masih mengharapkanmu?
Tapi tidak, sungguh telah sirna rasa
Tergantikan noda benci kala itu
Namun, sekarang hanyalah damai mengerubung

Ada rindu
Namun, tak akan pernah mengubah semua waktu
Di mana sama-sama memutuskan kata kita
Menjadi sebuah aksara asing

Semua berlalu,
Telah banyak wajah yang menyapa
Hadir datang silih berganti
Menggantikan antara lara dan bahagia

Kini,
Aku hanya rindu
Tanpa beban seperti dahulu
Karena waktu jadi penyembuh
Kembalikan namanya kenangan
Hanya sebatas itu dan hakikatnya tidak akan pernah kembali


NTT, 5 November 2022

Kerinduan (Antologi Puisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang