Janji Palsu

25 1 0
                                        

Janji Palsu
Oleh: Kumaidatun Nisfiyah

Embusan nada minor kembali merangkulku
Mengingat kejadian silam membuatku beku
Kala hadirmu bagaikan tetesan embun di pagi hari
Menyejukkan tanah gersang demi beradaptasi

Dahulu, hidup berdampingan denganmu adalah fondasi kita
Namun, apalah daya semua itu menguap seiring berjalannya masa
Tersungkur oleh waktu, rindu berkata terus menggebu
Tanyanya; akankah selamanya terbalut dalam kenangan pilu?

Seberkas celah asa mulai menghapus noda bayangmu
Namun, pada akhirnya patah menduduki peringkat satu
Bermandikan suasana hujan deras memukul keras bumi
Terkekang susah bergerak, sinergi dilahap habis emosi

Luka seluas samudra tercecer sangat dalam
Mampukah diriku memalingkanmu di waktu kelam?
Sedang butiran senyum ranum tersimpan di relung kalbu
Terasa manis, sesaat berubah pahit karena terbakar janji palsu

Jepara, 6 November 2022

Biodata Penulis:
Kumaidatun Nisfiyah, lahir 1 April 2000 di Jepara. Statusnya sebagai mahasiswi dengan giat berusaha mengais seberkas pijar yang tak kunjung padam. Beberapa hobi yang ditekuninya yaitu membaca, mengaji, berselawat, dan yang paling disukainya adalah berimajinasi sehingga dia mencoba untuk mengkolaborasikan berbagai tulis-menulis supaya bermanfaat untuk dirinya dan orang lain.

Kerinduan (Antologi Puisi)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang