Harin sedang duduk manis di tempat tidur, menikmati semangkuk popcorn, dengan televisi menyala, dan tak lupa, suaminya Jisung yang juga ikut makan dan menonton.
Apa yang ditonton sepasang suami istri muda itu?
Ya, film animasi tentang putri es dan adiknya.
Harin tidak terlalu bersemangat kali ini, karena film yang mereka tonton ini adalah hasil kalah bermain tantangan.
Harin pada awalnya ingin menonton film animasi ikan.
"Ji,"
"Tutup mulutmu,"
Harin merengut, "Tidak bisa tutup mulut, aku sedang makan, wle!"
"Jangan bicara, dan cukup makan saja."
Harin diam, tapi tak bertahan lama, gadis itu seperti cacing kepanasan, gelisah sendiri.
Melirik Jisung yang tampak begitu fokus menonton.
Hei, kenapa lelaki itu terlihat antusias?
Dengan adegan adik si putri es yang sedang bernyanyi itu.
Lihat, bahkan Jisung tersenyum sekarang.
Wajah cantik Harin mulai kusut.
"Kenapa melihat sebegitunya? Kenapa sampai tersenyum?"
"Dia cantik,"
Jleb!
Harin refleks memegangi dadanya, rasanya seperti sehabis ada tombak besar yang menancap.
"Kau... suka padanya?"
"Ya,"
Harin menyorot tokoh animasi yang masih bernyanyi itu dengan sinis.
"Aku lebih cantik," desisnya kesal. "Apa itu? Dia bernyanyi seperti itu? Aku jauh lebih anggun darinya!"
Jisung tidak mempedulikan Harin.
Lelaki itu terus sibuk menonton.
Harin semakin kesal karena tidak dihiraukan.
Apalagi Jisung yang tidak berhenti tersenyum itu.
"Nikahi saja dia kalau begitu!"
"Kalau saja dia nyata, tentu akan kulakukan,"
Harin memelotot, mengambil segenggam popcorn dan melemparkannya ke wajah Jisung.
"Hei!"
Jisung menatap Harin kesal, "Kau mengotori tempat tidur,"
"Akan kubersihkan kok," Harin mengambil salah satu popcorn yang berserakan, kemudian memakannya_-
Jisung menggeleng pasrah, kemudian lanjut menonton.
"Memangnya apa hebatnya dia? Dibanding aku yang nyata dan cantiknya seperti bidadari ini?"
Jisung tidak menjawab.
"Kalau urusan bernyanyi aku juga bisa, dengar, a-"
Harin tidak bisa mengucapkan apapun lagi karena Jisung yang tiba-tiba menyumpali mulutnya dengan popcorn.
Lelaki itu dengan serius menatapnya.
Menunjuk telinganya sendiri.
"Biaya operasi gendang telinga itu mahal,"
"A-apa?"
"Jadi diam saja, ya?"
Wajah Harin tidak perlu lagi dibayangkan bagaimana.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Sassy Baby! | PARK JISUNG (Complete)
Fiksi PenggemarPark Jisung, pria muda yang mencintai kedamaian, memiliki istri yang serba kacau, Song Harin.
