chapter 6

3 4 0
                                    


Sesuai rencana para laki-laki mencoba untuk menarik perhatian para anggota flash light begitu melewati jalan blok a untuk mengikuti mereka ke tempat yang telah di siapkan, sesuai dugaan mereka anggota flash light mengejar mereka.

Berbeda dengan yang laki-laki, para anggota perempuan sudah berada di tempat masing-masing dan kini sedang menunggu musuh datang ke sana. Di situ juga sudah ada beberapa anggota lainnya, sedangkan yang laki laki mereka menunggu di jalanan.

Sedangkan dangerous grils saat ini berada di gudang terbengkalai yang menjadi tempat persembunyian mereka dan memantau anak buah mereka lewat drone milik akira, sekaligus mereka juga menunggu flash light datang agar energi mereka tak terbuang sia-sia.

"Ck mana sih itu empat curut, gak tau apa ini tangan gue udah gatel!!!" Gerutu merlin yang kesal karna flash light tak kunjung datang

"Tau tuh, di tungguin dari tadi juga malah kagak datang datang!!" Sahut Gress yang sama kesalnya dengan merlin

"Ck berisik ah lu berdua udah sih tunggu aja ribet banget!!" Kesal nazwa karna dua temannya itu sejak tadi tak berhenti menggerutu

"Udah diam, tunggu aja. Jangan sampai mereka tau kita di sini!!" Peringat sakura pada ketiganya

"Yah elah va, mana mungkin mereka bisa tau orang kita di gudang juga" ucap Gress santai

"Justru itu, karna kita berada di tempat terbengkalai itu justru malah semakin mudah buat mereka curiga, jangan lupakan ketua mereka sama seperti gue!!" Ucap sakura tegas

sedangkan ketiganya kini hanya diam karna tak ingin memancing amarah sang ketua yang sedang dalam mode serius atau leader. Beberapa menit kemudian akhirnya yang mereka tunggu tunggu datang juga Yap flash light, akan tetapi mereka tak langsung keluar mereka sengaja menunggu agar energi flash light sedikit terkuras, dan disaat itu lah mereka akan keluar.

Namun tanpa di duga ternyata Agil mengetahui tempat persembunyian mereka karna tak sengaja melihat drone milik sakura, ia pun ber smirk dan menjauh dari arena untuk menunggu teman teman sakura pergi dan di saat itu lah dia akan menggunakan kesempatan ini.

"Gotcha" batin nya ber smrik

Sesuai dugaan setelah menunggu beberapa menit akhirnya nazwa dan lainnya pergi keluar gudang namun sakura tetap berada di gudang tersebut hingga akhirnya ia buka suara yang membuat agil terkejut.

"Keluar aja, gue tau Lo ada di sana dari tadi kan?!" Ucap sakura santai namun terkesan dingin dan datar, bahkan kini ia sudah menyandarkan tubuhnya di dinding.

Prok prok prok

Terdengar suara tepuk tangan di iringi dengan kekehan seseorang dari balik dinding yang ia jadikan tempat bersandar dan tak lama terlihat Agil yang keluar dari balik persembunyian nya.

"Haha, wel ternyata lo udah sadar sejak awal?" Kekeh Agil namun tak di tanggapi oleh sakura

ia justru malah memejamkan matanya sambil berujar

"Gak usah bacot apa mau lo?, Kalo emang lo udah tau sejak awal ke Napa lo malah diam di sana, seharusnya lo langsung serang kita!?" Tanya sakura namun masih dengan memejamkan matanya

Berbeda dengan Agil yang justru hanya diam saja memperhatikannya sosok di depannya ini. Karna merasa tak mendapatkan jawaban dari sang musuh akhirnya sakura pun membuka matanya, dan betapa terkejutnya ia ketika menyadari bahwa ia sudah berada di kukungan sang musuh. Spontan ia pun menegakkan tubuhnya, dan pada saat ia mau berontak tangan nya justru di tahan oleh Agil.

"Yak sialan lo mau apa hah!!" Ujar sakura yang masih mencoba untuk berontak

Namun Agil hanya diam dan menatap tepat pada dua bola mata coklat milik sakura dengan dalam dan penuh arti, bahkan sakura sendiri pun tak tau apa maksud dari tatapan itu. Hingga ucapan darinya membuat sakura seketika terdiam membisu dan ikut menatap dua bola mata hazel sang musuh.

My Crush Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang