Two

2.3K 104 9
                                        

Cerita ini hanya lah sebagian halu penulis😂😂
semua tokoh character bukan milik saya melainkan milik
_ muneyuki kaneshiro _

Semoga para reader suka ....

Oh iya, tolong untuk kritik sarannya di comment yaa sankyuuuuu...🥰🥰🥰

Maaf kalo jelek ,pertama nulisss.... .

Warning !!

Typo di mana- mana tolong maklum ..hehehe🤭

" Baik bos,kami sudah bersamanya" samar-samar terdengar seseorang berbicara ,
di mobil ?
Aku mau dibawa kemana ?
Mereka siapa ? Namun pengaruh obat tidur tadi membuatku terkulai lemas.

Di sisi lain orang tua isagi benar" khawatir . Bagaimana tidak tiba-tiba putranya menyuruh mereka ke Maroko.
"Nomor yang anda tuju sedang diluar jangkauan ,mohon tinggal kan pesan "
Puluhan kali mereka coba menelfon putra semata wayang nya itu namun nihil,tak satupun diangkat.

Tembok putih ,semua yang serba putih menyadarkan isagi, sontak ia bangun dan berlari ke pintu..

Sriing ,,

Matanya mbelalak melihat pergelangan kakinya dirantai.

Bang bang bang ...

" Tolong siapa pun buka pintunya .. "
sontak ia panik ,tanpa sadar ia cemas akan ke dua orang tuanya mencari smartphone yang ia bawa namun tak ada disana..

Berbagai usaha ia lakukan untuk membuka rantai tak perduli kuku dan pergelangan kakinya berdarah..
asalkan ia bisa keluar dari sana itu tidak masalah.
Menelaah ruangan persegi itu hanya berukuran 2x3 m,membuat panic attacknya kambuh.
Ia takut ruangan sempit !.

Kriett ,,
pintu berderit terbuka.

" Kau hanya akan menyakiti dirimu sendiri yoichi ".
Sontak isagi menoleh .

Pria bersurai blonde biru itu bersender dipintu dengan bodyguard dibelakangnya.

" LEPASKAN AKU ! KAMU TIDAK BERHAK MEMPERLAKUKAN KU SEPERTI INI " .

"Tanyakan saja pada raichi ,dia yang memberikan namamu sebagai penjamin ke-2 ,dan dia malah menghilang begitu saja" suaranya datar tanpa emosi .

DEG

Aku terhuyung,kaki ku tiba" lemas
"Ta-tapi bukan berarti anda seenaknya menculik dan mengurung ku di sini !"

Tanpa sadar suara ku bergetar ,
bagaimana tidak,
raichi menghilang .
Dan aku dijual katanya ,
gila ini gila bukan? (batinku geram).

Pria berjas rapi itu melangkah masuk dan menutup pintu.

"Ughuk ughuk uhuk" ,
asap rokok menyembul kearahku reflek megibaskan tangan mengusirnya.

Grep ,,

tangan nya menahan leherku makin lama dia mencekik . Coba kulepaskan dengan kedua tangan namun kenapa aku sangat lemah ? Mata ku mulai berair dengan mulut terbuka.
"A-aku t tiii dagk b i shaa be ernaf fas" aku meronta ,dan dengan sekuat tenaga ku menendangnya .
Udghuk ughuk haahhh .. ,
perih,
cetakan tangan itu membekas dileherku.

" SIAL, LEPASKAN AKU BAJINGAN !!!
AKAN KU BAYAR SEMUA HUTANGKU ,JADI TOLONG LEPASKAN AKU . AKU TIDAK AKAN KABUR KAU TAU !." jelasku

" Bukan kah kau akan pergi ke Maroko dengan orang tuamu ?
Kau pikir aku bodoh ,aku sudah mengawasi kamu sejak awal YOICHI" (smirk)

Tanpa sadar aku tercengang mendengarnya .
Sudah ±7 hari aku disini setiap pagi siang sore suster membawakanku makanan ,dan memasang infus baru ,setiap ku tanya kenapa aku harus diinfus ,mereka enggan menjawabnya.

crazy loveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang