14. Kita Melawan

90 14 1
                                        

HAHAHAHA!!!!

"NUGUYA?! TUNJUNJUKKAN WUJUDMU!"teriak Yechan lantang.

"Apa kau tak mengenali siapa aku, Lee Yechan?"

"KUBILANG, SIAPA KAMU?!"

"Aku orang yang dulu sering bermain bersamamu."Yechan mencerna kata-katanya, begitu pula Minjae. Tak lama, Minjae menyadari sesuatu.

"Tidak mungkin kau.....Jongho hyung....?"entah mengapa, ia tak percaya dengan kata-katanya sendiri.

Mendengar itu, Yechan menggeleng kuat jika pelakunya bukanlah Jongho. Ia tau betul seperti apa itu Jongho.

"Tidak mungkin! Jongho hyung sudah tenang, nuguya?!"teriak Yechan kemudian.

Tiba-tiba, suara tawa kembali terdengar bersamaan dengan hembusan angin besar yang memporak-porandakan isi ruang seni hingga kursi maupun aktribut perlengkapan vokal ikut terbang dan berantakan.

HAHAHAHA

Semakin lama, tawa itu berhenti dan tergantikan oleh suara nyanyian asing secara tiba-tiba. Junghoon yang mengerti situasi ini, segera meminta teman-temannya untuk mengenakan headset yang sudah diberikan pada mereka tadi.

"Sebelum itu, kalian bawa ini untuk berjaga-jaga."Junghoon menyerahkan headset pada mereka satu-persatu.

"Yeorobun! Pasang headset sekarang!"teriaknya yang langsung dipasang mereka bersamaan.

Setelah headset itu terpasang, mereka terkejut apa terisi di headset itu. Sebuah lagu unik yang membuat mereka bersemangat kembali. Tricky House.

(Kalau mau nge-feel, jangan lupa stel musiknya ya? Emang rada aneh wp gue karena gk bisa muncul lagunya di sana)

Senyum mereka perlahan merekah, rasa takut yang ada pada mereka seolah luntur seketika dalam setiap iringan lagu itu. Satu persatu, mereka menatap benci para hantu itu karena mereka merupakan musuh mereka saat ini.

Mereka saling pandang satu sama lain, kemudian mulai mengangguk bersamaan untuk memulai aksi mereka. Bersamaan, mereka mulai menyerangpara hantu itusembari mengikuti alunan musik itu.

"Kemari kau hantu sialan! Kami tidak takut denganmu!"entah bagaimana bisa, Sumin dan Hyunwoo saling bekerja sama untuk mengalahkan hantu itu.

Sumin dan Hyunwoo memegang kepalanya, dan tangan satunya mengambil jimat tadi lalu menempelkannya di dahi hantu itu. Erangan keras yang berasal dari itu kemudian dia menghilang menjadi abu karena terbakar. Sumin dan Hyunwoo sontak bersorak gembira hingga tanpa sadar memeluk satu sama lain.

Hunter><Seeun.

"Yak? Kau pikir, aku takut denganmu, huh? Aku disini akan menangkapmu lalu aku viralkan biar semua orang semakin membencimu."ujar Hunter remeh. Tak lama, ia mencekik leher hantu tadi hingga terjadi perkelahian kecil sebentar.

"Yak, Hunter? Mau kubantu?"tawar Seeun.

Hunter meliriknya sekilas, tak lama ia tersenyum kemudian mengangguk. Dengan kesal, Seeun memukul kepala hantu itu hingga tumbang, kemudian Hunter menempelkan jimat itu pada hantu laki-laki yang lebih tua dari mereka.

"Rasakan itu!"ujar Seeun geram. Setelah itu, Hunter mengajak Seeun bertos ria dan langsung disambut hangat olehnya.

"Kerja bagus Seeun."perlahan, hantu itu mulai terbakar dan seketika dia lenyap menjadi abu diiringi suara erangan keras.

Aaaaarrghhh

Bagian Jinsik.

"Yak? Sepertinya aku mengenalmu? Kau....
Yang pernah mencuri perhiasan di rumahku tempo lalu, bukan?!"

[SEGERA TERBIT] Mysterious Song| XikersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang