13. Kita Bergerak

93 13 1
                                        

(Jangan lupa stel lagu rocksyar ya?!)

...

"Kenapa aku datang?! KARENA AKU INGIN BALAS DENDAM ATAS KEMATIAN ADIKKU!"

"Dan kau.....Kau pasti pembunuhnya! Choi Hyunwoo!"

Hyunwoo yang mendengar tuduhan itu, jelas tak terima. Tak lama, ia mendekati Sumin dan menarik baju atasnya yang bersiap untuk menghajarnya.

"Kau menyalahkanku?!"

"OH, KAU MASIH TIDAK MAU MENGAKU? ATAU ADIKMU YANG MELAKUKANNYA?!"tuduh Sumin yang mengarah pada Yujun.

"UNTUK APA ADIKKU MELAKUKANNYA?! BAHKAN ADIKKU SAJA TIDAK TAHU APA-APA MENGENAI KEMATIAN ADIKMU! JADI KAU JANGAN MENUDUH ADIKKU YANG TIDAK-TIDAK ATAU KUPATAHKAN TULANG RUSUKMU CHOI SUMIN!"

"Oh, benarkah? Jika bukan kau serta adikmu, pasti ada pembunuh diantara kalian! Pasti kau Yechan! Atau kau Seeun?!"tak lama, Sumin menuduh yang lain serta menatap mereka bergantian.

"YAK! KAMI BAHKAN TIDAK TAU APA-APA?! JADI JANGAN MENUDUH ORANG TANPA BUKTI!"Yechan mengatur napasnya sebelum melanjutkannya. "Asal kau tau, kami semua disini juga keluarga korban yang ditinggalkan oleh orang-orang yang kami sayangi. Jadi, jangan menyalahkan kami atas kematian adikmu!"

"Yak! Yak! Yak! Kenapa malam-malam kalian keluyuran disini?!"

Sontak, mereka semua menoleh ke arah Junmin yang tiba-tiba saja datang sembari membawa senter. Seketika, mereka menghela napas gusar, terutama Minjae yang selalu bermasalah dengannya.

"Ck, apa yang kau lakukan disini?"tanya Minjae sinis.

"Aku? Ku pikir dengan kasus bunuh diri kemarin serta rumor yang beredar, aku bakal diam saja? Jelas tidak! Sebagai wakil OSIS, aku tidak akan membiarkan kejadian itu kembali menambah korban lagi. Maka dari itu, kesini untuk menyelidikinya."jelas Junmin panjang.

Tiba-tiba, Seeun menyeletuk yang membuat kedelapan orang itu menoleh ke arahnya.

"Sudahlah, kita disini memiliki tujuan yang sama dan sama-sama kehilangan! Jadi, kumohon jangan saling membenci!"

"Aku setuju apa yang Seeun katakan. Lebih baik kita sama-sama mencari tahu penyebab kematian dari orang yang kita sayangi."timpal Yechan yang diangguki oleh Yujun, Minjae, Jinsik, Hunter, dan Junmin.

"Kalau begitu, ayo kita pergi dan lakukan misi malam ini dengan cepat!"

Yechan memimpin jalan yang diikuti oleh semuanya. Tiba-tiba, suara seseorang menghentikan langkah mereka.

"Kita tidak bisa pergi tanpa persiapan yang matang."mendengar ucapan itu, mereka menoleh kearah orang itu bersamaan.

"Junghoon?"orang yang diserukan berjalan santai ke arah mereka dengan pakaian serba hitam serta membawa sebuah pedang?

"kita harus membawa ini."lanjutnya sembari menyerahkan sebuah jimat berwarna kuning pada mereka. 

 

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
[SEGERA TERBIT] Mysterious Song| XikersCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang