Flashback on
Di tengah malam dan di sebuah atap rumah sakit
Terlihat seorang anak kecil yang berumur kisaran 9-10 tahun dengan pakaian khas rumah sakit sedang menatap jalanan yang di penuhi oleh kendaraan
Membuat pemandangan yang bercampur perumahan itu menjadi indah dengan cahaya nya
"Siapa kau?"tanya seorang anak laki laki
Yang tidak sengaja pergi ke atap rumah sakit
Anak kecil itu masih memandang pemandangan yang ada di depannya tanpa ada niat untuk menjawab pertanyaan anak tadi
Lantas anak laki laki tadi yang tidak mendapatkan jawaban pun berdecih pelan lalu menghampiri anak kecil itu
"He lo gak ada niatan bunuh diri kan?"ucap anak laki laki itu
Sambil menepuk pundak anak kecil tadi,lantas anak kecil itupun menoleh
"Lagipula hidupku tak akan lama lagi"jawab anak kecil itu dengan senyuman namun menyimpan rasa sakit yang luar biasa
Anak laki laki yang mendengarnya pun mengerutkan keningnya
"Lo sakit? Stroke? Kanker? leukimia? Penyakit jantung?"tanya anak laki laki itu berturut turut
Entah kenapa dia merasa sangat sakit saat mendengar jawaban dari ask didepan nya ini
Bahkan bila dilihat lihat mereka seumuran namun anak didepannya ini lebih seperti anak yang berumur 7 tahun
"He eeeem bukan itu tapi yah sejenis itu"ucap anak kecil itu
Membuat anak laki laki itu kesal
"Hei kau memiliki masa depan yang cerah walau kau harus mengalami masa kelam itu"ucap anak kecil itu sambil menatap langit malam penuh bintang
Sontak anak laki laki yang mendengar perkataan anak kecil itupun menegang
'bagaimana dia bisa tau'batin anak laki laki itu
Saat dia sedang berfikir dia langsung dikejutkan oleh sebuah pelukan yang ia yakini dari anak kecil itu
"A-pa-"ucap anak laki laki itu terpotong karna hujan tiba tiba datang
"Jadilah kuat aku yakin kau pasti akan segera memiliki masa depan yang cerah jangan pernah memendamnya sendiri cari orang yang sangat kau percaya untuk membagi lukamu bagaimanapun setiap penderitaan pasti akan segera muncul kebahagiaan"ucap anak kecil itu
Membuat anak laki laki itu memandangi wajah yang basah akibat air hujan itu dengan pandangan yang sulit diartikan
"Hei siapa namamu?"tanya anak kecil itu
"Aditya 9 tahun "jawab Aditya
Anak kecil itu tersenyum lalu memandang wajah yang agak tinggi darinya
"Namaku Eric 3 hari lagi umurku akan menjadi 10 tahun"ucap Eric sambil tersenyum
"Terima kasih"ucap Aditya tiba tiba
"Hmm untuk apa"
"Untuk perkataan mu, pasti akan kulakukan"
"Kalau begitu pertama Tama jangan melukai dirimu sendiri melainkan membahagiakan dirimu dengan hal yang kau sukai"
"HM akan kulakukan bang"
Ucap Aditya tanpa sadar membuat Eric terdiam, sadar akan keterdiaman Eric, Aditya pun langsung salting

KAMU SEDANG MEMBACA
Aron or eric (End)
Ficção AdolescenteAron verdiansya atau kerap di sapa Aron adalah pemuda 19 tahun yang memiliki sifat dingin dan juga cuek kepada siapapun Aron adalah anak yatim yang di tinggal pergi oleh kedua orang tua nya akibat kecelakaan 2 tahun yang lalu yang membuat dia semaki...