Chapter 17 : Kangen

28 21 3
                                        

Setelah ibu nya Satria ngomong begitu, Satria pun chat Riana bilang kangen.

Chat di WA

"Ayang aku kangen, mau keluar ga?"

"Kenapa sayang? Boleh mau keluar kemana? Aku izin dulu sama mama yaa"

"Keluar aja sambil cari makan, kamu mau kan?

"Boleh, sebentar aku izin dulu"

"Okey sayang"

"Sayang aku boleh di izinin keluar, kamu jemput aku jam berapa? Jangan malam - malam ya aku mau belajar buat besok"

"Iya sayang, sebentar aku ngeluarin motor dulu. 10 menit lagi sampe sayang"

"Okey sayang, jangan lama - lama ke sini nya"

"Iya sayang, tunggu aku"

"

"Assalamualaikum Riana ini aku Satria"

"Waalaikumsalam, eh ada Satria mari masuk, Riana nya lagi siap - siap dulu sabar ya nak Satria"

"Baik tante"

"Riana cepat nak, ini ada nak Satria" Mama nya memanggil Riana

"Iya ma, sebentar lagi ini" Ucap Riana

"Iya Rin. Mari di minum dulu nak Satria. Emang mau kemana ini tumben banget kamu ngajakin Riana keluar malam - malam gini?"

"Mau keliling aja tan, sekalian aku ngajakin Riana makan diluar"

"Oalah begitu nak, ingat pesan tante ya jangan pulang larut malam. Soalnya besok masih ujian sekolah."

"Iya tante ga lama ko jalan - jalan nya"

"

"Mama aku pergi dulu sama Satria"

"Iya nak, hati - hati di jalan ya"

"Tante aku jalan dulu ya. Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam nak, hati - hati kalian berdua"

"Iya tante"

"

"Rin, mau makan apa" Ucap Satria yang sedang nyari tempat

"Terserah sayang aja"

"Gimana ayam bakar? Kamu mau kan?"

"Boleh sayang"

Riana dan Satria pun menunggu pesanan ayam bakarnya. Lalu Riana pun ingin berbicara ke Satria, soal ujian besok.

"Sayang, aku mau tanya sesuatu boleh ga?"

"Boleh tanya apa sayang?"

"Hmm, besok kan ujian aku gugup dengan ujian besok gimana ya biar aku ga gugup"

"Et dah aku kira kamu mau tanya apa, kamu gugup sama ujian besok? Nanti kita call sambil belajar gimana? Biar kamu ga gugup banget sayang"

Riana & Satria Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang