Chapter 21 : Sakit

30 15 23
                                        

Setelah melakukan pembayaran, ibu dan ayahnya lari ke ruangan buat memastikan keadaan Riani.

"Dokter gimana anak saya?"

"Anak ibu sekarang lagi tidur, udah di infus juga. Kalau mau masuk jangan banyak - banyak ya, Riani butuh istirahat total karena yang saya liat dia kecapean sampe - sampe telat makan"

"Baik dokter mekasih ya"

"Baik Bu saya tinggal dulu ya"

"Iya dokter"

"Bu ko Kaka bisa telat makan yak? Padahal kalau di rumah selalu makan terus malah bisa di bilang rakus makannya" ucap Riana ke ibu nya

"Gatau nak mungkin Kaka kamu kecapean di sekolah makanya dia telat makan, tapi aneh juga ya di rumah perasaan makannya banyak"

"Iya yah di rumah makannya banyak kenapa bisa sampe demam begini?" Ucap ayahnya yang bingung

"Kaka juga pulangnya agak malam apa Kaka ikut organisasi atau ada tugas kerkom apa gimana ya? Sampe - sampe kecapean"

"Doain aja ya Kaka kamu, semoga cepat sembuh dari demam nya" ucap ibu dan ayahnya ke Riana

"Aamiin ya Allah"

Setelah berbincang - bincang Riana, ibu dan ayahnya lalu Riani terbangun mencari ibu nya dan dia bingung sekarang aku dimana.

"Ibu aku dimana ini?" Ucap Riani

"Kamu di rumah sakit nak, tadi kata adek kamu Kaka pingsan di kamar pas mau makan ice cream, adek kamu manggil kamu nak tapi tidak menjawab akhirnya adek kamu ke kamar melihat Kaka sudah pingsan" ucap ibu nya ke Riani

"Mekasih ya dek, mungkin Kaka udah jahat sama kamu, sudah posesif sama kamu tapi Kaka sayang juga sama kamu, Kaka takut kamu kenapa - kenapa. Maaf Kaka berlebihan ke kamu sekali lagi mekasih ya dek" ucap Riani ke Adek nya

"Mekasih juga ka, karena Kaka mau jagain aku, aku terima kasih banget sama Kaka kalau bukan Kaka siapa lagi yang nasihatin aku + suka marah - marah ke aku, mungkin adek terlalu marah - marah ke Kaka karena adem kesel tiap hari di ocehin terus sama Kaka, tapi adek sadar kalau Kaka sayang sama adek" ucap Riana ke Kaka nya

"Udah yang penting Kaka kamu sudah di tanganin oleh dokter, oh ya buat Kaka lain kali jangan telat makan ya ayah khawatir ke kamu, tadi kata dokter kamu telat makan apakah bener?"

"Hehehe iya ayah, aku lagi banyak tugas kerkom makanya aku telat makan di sekolah tapi kalau di rumah aku makannya banyak tapi kalau di sekolahan aku jarang makan karena aku fokus ke tugas ku dulu baru makannya di rumah"

"Besok - besok ibu bawa bekal buat Kaka dan adek biar tidak ada yang telat makan, mau sebanyak tugas kamu ingat makan ya, biar badan kamu fit juga ada tenaganya buat ngerjain tugasnya"

"Iya ibu mekasih ya sudah mau rawat aku" ucap Riana dan Riani

Akhirnya Kaka dan adek memeluk kedua orang tua nya sambil cium pipi ibu nya. Saat lagi berpelukan sama keluarganya tiba - tiba handphone Riana berbunyi karena ada telpon dari Satria.

"Sebentar ya Bu ada telpon dari pacar ku" ucap Riana ke ibu nya

"Ekhemm ada apaan tuh tiba - tiba di telpon"

"Gatau ka, sebentar aku angkat dulu"

"Iya dek"

Riana pun keluar dari ruangan tersebut, lalu mengangkat telponnya Satria.

"Kenapa sayang? Tiba - tiba nelpon kaya gini?"

"Aku mau ngomong sesuatu, kamu sibuk gak?"

"Enggak ko sayang kenapa emangnya?"

"Papa aku dapat bonus, jadi aku mau ngajak kamu liburan tapi cuman sehari boleh bawa orang tua + Kaka kamu"

"Emmmm gimana ya sayang, Kaka aku lagi sakit juga, kalau untuk saat ini aku belom bisa karena mau fokus ke Kaka ku dulu lain waktu mungkin aku bisa maaf ya sayang"

"Kaka kamu sakit apa? Ko kamu tidak bilang ke aku? Aku ke rumah sakit sekarang yak? Mau di beliin apa kamu dan orang tua + Kaka kamu? Kapan masuk ke rumah sakitnya? Tapi Kaka kamu sekarang gimana?

"Kaka aku sakit demam, oh ya tadi lupa mau bilang ke kamu karena ini darurat juga ini baru bilang ke kamu, tapi ini sudah malam gimana besok aja? Takut bunda dan papa kamu marah kalau kamu keluar di jam segini, tidak usah repot - repot sayang, sekarang sudah di tanganin oleh dokter Alhamdulillah tidak kenapa - kenapa tapi Kaka ku harus di rawat, maaf ya yang tadi aku belom bisa"

"Gapapa aku izin bunda dan papa ku dulu, aku ke sana sekarang sama bunda dan papa ku juga ini,alhamdulillah kalau kaka kamu sudah mendingan"

"Ya Allah jadi repotin kamu sayang, seharusnya kamu sudah tidur sekarang"

"Gapapa sayang, aku belom tidur ini jadinya aku Lom ngantuk aku kesana sekarang ya"

"Iya sayangku hati - hati ya buat kamu bunda dan papa kamu di jalan"

"Baik sayangku selamat malam buat cantiku"

"Selamat malam juga aku matiin ya, soalnya di panggil sama ibu dan ayah ku nih"

"Baik sayangku Babay"

Gimana nih seru gak ceritanya jangan lupa vote yaa, jika ada kekurangan mohon maaf
.
.
.
.
.
.
.

Maaciiw 🥰🥰

Riana & Satria Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang