10. ANTARA SENA DAN DAFFA

27 2 0
                                        

HAPPY READING!

•••

•••

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••

"Pagi bundaa" Ucap seorang gadis yang sudah siap dengan seragam nya.

"Pagi sayang" Jawab Karina--ibunya.

Gadis itu pun mengedarkan pandangannya. "Bang Bara mana, Bun?"

"Baru berangkat barusan bareng sama Gavin" ujar Karina seraya menaruh mangkok berukuran sedang yang berisi nasi goreng di meja makan.

"Gavin" Benak gadis itu.

Tya pun langsung menggelengkan kepalanya.

Deham pun terdengar seketika. "Tumben berangkat pagi"

"Kata Gavin, mereka disuruh kumpul secepatnya sama kepala sekolah sebelum jam 7" Ujar Karina seraya menuangkan susu untuk putrinya.

Tya pun akhirnya mendudukkan dirinya di kursi meja makan.

"Selamat pagi, sayang" Kiehl seketika datang dan menghampiri Karina lalu mengecup singkat kening wanita itu.

Tya melihat interaksi keduanya.

Jujur, gadis itu terkadang merasa iri dengan ibunya yang selalu dekat dengan ayahnya.

Bahkan setelah ia pulang dari Los Angeles tahun lalu dan sampai sekarang ia tidak pernah merasakan kasih sayang dari ayahnya.

Tapi gadis itu hanya bisa diam, mungkin benar ayahnya itu memang benar-benar mencintai ibunya.

Sudahlah bahkan gadis itu selalu berusaha mengesampingkan pikiran negatif nya.

Ketiganya pun menyantap sarapan mereka dengan tenang seperti biasanya tanpa suara hanya terdengar dentuman dari garpu dan sendok.

Gadis itu pun segera meminum susunya lalu bangkit. "Tya berangkat duluan ya, takut kesiangan"

"Sama siapa?" Tanya Kiehl.

"Sama Sena, oh iya! kunci Sena dimana Ayah?" Tya pun menatap fokus ke sekeliling penjuru meja yang ada disana.

Sena adalah nama panggilan untuk motor Scoopy miliknya dan itu hadiah dari ibunya saat ia pulang dari Los Angeles tahun lalu.

"Sena tidak ada." celetuk pria paruh baya itu.

Tya sedikit terkejut mendengar penuturan Ayahnya. "Maksud Ayah?"

"Sena sudah Ayah jual." Kiehl berkata tanpa mengalihkan pandangannya dari hidangan santapan sarapan nya.

Gadis itu dibuat terkejut setengah mati oleh perkataan terakhir ayahnya JUAL? SENA?? SENA DI JUAL??!?!!!!

Rasanya ingin pingsan ditempat sekarang juga.

I NEED A HOME [Revisi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang