Rumah berukuran kecil yang berada di penghujung trotoar pantai terpampang sebuah papan kayu lusuh.
'When you have a problem, let come my home. Maybe i have a solution for you'
Tulisan itu cukup rapi tapi karena papan kayunya yang lusuh membuat tampilannya tak menarik sama sekali.
Pemilik rumah mengira jika tak mungkin seseorang masuk ke rumahnya karena kalimat yang ia pajang di atas pintu.
Hampir saja ia merutuki usulan teman rekan kerjanya tapi tiba-tiba pintu rumahnya terbuka. Seorang pemuda berdiri di ambang pintu dengan wajah gugup dan canggung.
Lantas ia tersenyum. Rasa gugup dan canggung pemuda tersebut hilang seketika, tergantikan oleh senyum tak kalah manisnya.
"Kau membawa uang kan?"
Kalimat sambutan yang sangat ramah dari Jeno si pemilik rumah.
- His Smile -
Aku jelasin dikit tentang cerita ini. Sebenarnya cerita ini masih satu universe sama cerita 'Hurt' tapi bukan sekuelnya. Nanti ada beberapa adegan yang nyambung dengan cerita itu.
Ok sekian, hope you like it!
KAMU SEDANG MEMBACA
His Smile | NCT Dream ✓
FanfictionMereka datang untuk menceritakan masalah mereka kepada Jeno. Jeno tidak pintar tapi pikirannya yang terbuka mampu memberikan solusi. Lantas mereka berterima kasih dan berteman dengan Jeno. Tapi kenapa tak ada satu pun dari mereka yang menanyakan apa...