Selamat membaca
Skip saat sudah jam 14.20 hazel dan alexsa pergi menuju lapangan basket sekolah mereka untuk melihat pertandingan pas ketemu antar kelas.
" Semangat arga" Ucap alexsa
Arga puan menoleh ke hazel dan alexsa sembil tersenyum tipis. Tiba tiba cia datang.
" Ayo semangat arga" Ucap cia dan geng people imut nya.
Tapi sayang nya ucapan semangat cia dan geng nya tidak di peduli kan Arga. Arga cuma memperdulikan alexsa dan hazel. Selama pertandingan dia terus menyemangati arga tetapi tidak di pedulikan.
Saat sudah selesai pertandingan arga lansung menuju tempat alexsa dan Hazel berada. Alexsa sendiri tadi asik menyemangati temannya sedangkan Hazel ia hanya memasang wajah datar dan malas nya sembari menyenderkan badannya dengan tangan ia lipat didada.
" ALEXSA, HAZEL " Teriak arga sembari berlari menuju tempat mereka berada dengan memakai jersi putih nomor 04.
Hazel memasang wajah sinis
" Apaan sih lo berisik tau gak" Ucap hazel
"Iya maaf "
" Sa gua mau nanya, " Panggil arga sembari mendekati alexsa yang berada di depannya
Arga membisikan ditelinga alexsa pelan
"tumben tuh sih hazel mau nonton gua tanding biasa nya kan dia gak mau " Bisik arga pelan dan di senyumi oleh alexsa.
"Oh itu. dia sih sebenernya juga males nonton lu tanding ga. Dia cuma kasian aja liat gua " Balas alexsa pelan
" Lu berdua lagi ngomongin gua kan" Ucap hazel yang membuat mereka langsung menatap nya.
Mereka cengegesan, mereka sangat tidak menyengka jika bisikan mereka yang sangat kecil itu terdengar di telinga hazel.
" Gak zel kami gak ngomongin lo kok ucap araga sambil tersenyum terpaksa.
"Oh.awas aja lu ngomongin gua" Ancam hazel sembari berdiri dari duduk nya lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
Alexsa dan arga saling menatap.
" Kenapa tuh anak? " Tanya arga.
Alexsa hanya mengangkat bahunya tidak tahu.
Mereka pun pergi meninggalkan lapangan basket yang masih rame itu menuju kelas mereka untuk mengambil tas mereka setelah itu mereka pulang.
Alexsa di antar oleh arga sedangkan hazel ia pulang sendiri menuju rumah nya
Sesampainya hazel memasuki gerbang rumahnya lalu menarik motor di bagasi rumah nya setelah itu ia pergi memasuki rumah.
"Kok rumah sepi ya pada kemana" Monolog yang Hazel saat memasuki rumah yang sangat hening itu
Saat Hazel melihat sekita sang pembantu rumah tangganya lewat.
Bibi ina yang melihat Hazel baru datang pun langsung menyapa.
"Eh non baru pulang " Ucap bibi ina dengan tangan yang memegang kemoceng itu.
"Iya bik. Oh iya bik orang rumah pada kemana ya bik " Tanya Hazel ramah.
" Oh itu tadi den malfin izin ke markas nya neng. Kalo papa masih di kantor"
" Oh gitu yaudah deh bik hazel permisi ke kamar ya bik" Ucap nya lalu pergi meninggalkan bi ina
" Iya non" Balas bi ina lalu melanjutkan membersihkan rak rak yang berdebu.
Hazel pun masuk ke kamar nya untuk bersih bersih setelah itu hazel turun untuk makan malam.
" Ke bawah ah" Ucap nya lalu pergi keluar kamarnya untuk ke meja makan.
Saat Hazel menuruni anak tangga
"Eh hazel sudah pulang ya nak papa kira kamu belum pulang " Ucap dirga yang sedang membuat kopi
Hazel berjalan mendekati kulkas
" Iya pa hazel udah pulang dari tadi. Oh iya pa bang malfin belum pulang ya pa". Tanya Hazel sembari mengambil susu dan buah apel.
" Tadi abang kamu udah pulang zel tapi dia pergi lagi kata dia ada urusan. Dia kelihata terburu buru tadi " Ucap dirga lalu duduk di kursi meja makan.
" Pa aku boleh susul abang gak pa? aku khawatir kalo abang kenapa napa boleh ya pa " Ucap hazel sambil memohon kepada papa nya. Sembari meminum susu nya sampai habis.
" Iya papa izinin tapi kamu harus jaga diri kamu ya".
" Iya pa aman" Ucap nya lalu tidak lupa ia memakan apel nya swkbari berjalan keluar.
Hazel pun pergi untuk mencari abang nya saat di perjalanan Hazel bertemu denga alvino
" Buk ketua mau ke mana malam- malam gini" Tanya Alvino yang bersebelahan dengan Hazel.
" Gua mau cari abang gua Al " Balas Hazel sembari membuka kaca helm nya.
" Boleh saya ikut " Tanya Alvaro sembari tercegir.
" Boleh" Balas Hazel singkat.
" Hmm kalo boleh tau rute nya ke mana nih? "
" Ikutin gua, "
Setelah beberapa menit mereka pun sampai di markas Alcantara, Hazel Mengecek markas algantara terlebih dahulu. Algantara adalah nama geng malfin.
Saat mereka sudah berada di depan markas algantara mereka sangat kaget saat melihat markas algantara yang telah hancur.
" Zel kok markas abang lo hancur begini "
"Gua juga gak tau al" Ucap hazel sembari turun lalu mencari abang nya dengan panik, ia sangat takut jika sang abang terluka.
Alvaro melihat sekitar, tidak sengaja indra penglihatan nya melihat sebuah toko kecil di sebrang markas abang sang ketua nya.
" Zel itu bukan nya abang lo ya sama anak anak yang lain " Tunjuk alvino
Hazel melihat ke arah yang di tunjuk oleh alvino
"Iya itu abang gua Al "
" Ayok kita kesana " Ucap alvino
Hazel dan alvino pergi ke tempat malfin dan temannya berada.
" Bang" Panggil hazel
" Bang "ucap alvino
" Hazel lu ngapain ke sini dek" Ucap malfin langsung berdiri dari duduk nya.
" Gua khawatir sama lo bang" Ucap Hazel sembari menatap sekujur tubuh abang nya.
" Oh iya bang markas lo kenapa bisa sehancur ini " Tanya alvino
" markas gua di serang anak geng black skuat " Ucap malfin dengan santai.
" HA GENG BLACK SKUAT" kompak hazel dan alvino.
" Serius bang lu gak salah ngomong kan bang " Tanya hazel.
"Ya engak lah "
" Lu tau dari mana bang kalo mereka yang hancurin markas lo" Tanya alvino intens
" Gua di kasih tau yang punya warung di pinggir jalan ini "
" Coba lu ceritain yg jelas bang "
" Jadi gini tadi kan kami semua pulang kerumah untuk beristirahat. Tiba tiba HP gua bunyi ternyata itu pemilik wrung di depan jalan ini . Sih pemilik warung ini bilang ada anak geng motor lain yang masuk ke dalam markas terus gua tanya ciri ciri nya gimana kata pe milik warung dia memakai jaket warna hitam dan bertulisan black skuat, jadi gu yakin itu pasti mereka".
"Oh gitu ya bang " Ucap alvino.
" Markas lo gak ada cctv-nya bang? " Tanya Hazel spontan.
" Nah kebetulan markas gua CCTV nya rusak, dan belum gua perbaiki, " Jawab malfin.
Mereka bertenger di pinggir jalan membuat misi.
Sampai ketemu di prat selanjutnya yaaaa.....
Masih penasaran y kalo masi tolong di vote dong. 🙂🙂
KAMU SEDANG MEMBACA
HAZEL Dirgantara [END]
Historia Cortacinta akan bersatu walau tidak ada kata suka di antar nya
![HAZEL Dirgantara [END]](https://img.wattpad.com/cover/351182746-64-k526978.jpg)