41. markas

50 1 0
                                        


Selamat membaca




















































































































Hazel keluar dari pintu rumah nya menuju rio  yang telah stay do depan gerbang rumahnya yg memakai jas hitam dan celana hitam disertai sepatu sneakers berwarna putih malam ini hazel dibuat sangat pangling melihat tampilan rio malam ini.


Bukan hanya hazel yang pangling tapi rio pun juga pangling melihat hazel yg memakai deres hitam dengan rambut di urai dan memakan sepatu hak putih. Mereka terlihat couple padahal mereka tidak janjian..




" He kamu kenapa liat nya begitu banget "Tanya Hazel saat sudah berada di dekat rio.



" Gpp! kamu cantik! " Ucap rio sembari memakai helm nya sembari memberikan helm cadangannya ke pada Hazel.


" Kamu juga ganteng " Ucap hazel


" Yah udah ayok kita pergi " Ucap rio

" Iya "


Hazel pun menaiki motor milik rio. Skip aja mereka sudah berada di rumah fiona


" Gila padah couple couple " Ucap Arga yang melihat kedatangan temannya yang couple.


" Kebetulan doang!! kami juga gk janjian " Ucap hazel dan lainnya bergantian.


" Kalian pada bawak kado nya kan " Tanya alexsa dan yg lainnya.



" Ya bawak lah " Ucap mereka




Mereka pun memberikan kado yg mereka bawa ke pada fiona yang sedang menyambut tamu ayah dan ibu nya.



" Heppy Berdheyy fiona " Ucap merka dengan serempak sembari mengopor hadia kepada fiona yang malam ini memakai gaun putih di sertai hiasan manik manik dan beberapa bunga di bagian bawah gaunnya dan di bagian pinggang dengan rambut nya yang di geray dan sedikit di catok di bagian bawah.



" Makasih ya " Ucap fiona



Dan acara nya pun di mulai oh iya umur fiona sekarang memasuki 17 .
beberapa  menit kemudian Sagara pun maju ke depan tempat di mana fiona dan orang tuannya berdiri di hadapan para tamu mereka.



" Kamu ngapain? " Tanya fiona heran kepada sagara tiba tiba mendekatinya



Sagara tidak menjawab sepatan kata pun. Melainkan ia berjongkok dan memberikan bunga ke pada fiona. Yang memebuat para tamu teriak histeris apa lagi para teman temannya yang ikut meneriaki mereka berdua, sedangkan orang tua fiona mereka hanya saling tersenyum sembari saling merangkul melihat putri semata wayangnya yang memiliki kekasih.




HAZEL  Dirgantara [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang