42. balap

58 1 0
                                        

Selamat membaca





































































































































" Eh ada mantan ketua nih tumben ke sini? " Ucap fiona yang sedang duduk di teras markas begitupun yang lain, hanya sebagian yang berada di dalam.




Hazel melepas helm nya lalu mendekati temennyabegitupun maafin.
" Gpp sih gua cuma gabut aja di rumah gk ngapa-ngapain " Ucap hazel
Lalu duduk di kursi kosong sebelah fiona.




" Oh gitu " Ucap fiona



" Tumben sepi "Tanya hazel, ya malam ini memang tak cukup ramai.




" Kalo gua di sini nemenin alexsa kalo anak cowok ada tuh di markas lavegas " Ucap fiona memberi tau



" Oh gitu" Ucap hazel



" Woy alexsa " Panggil fiona

.
Alexsa tidak mennyaut ataupun melihat kearah fiona yang memanggilnya karena gadis itu sednag sibuk mengotak atik laptopnya.



" Cih nih anak ke biasan budek!!" Ucap fiona kesal.


Kali ini fiona mengajak hazel untuk meneriaki Aleksander yang duduk memisah dari mereka.
" WOY ALEXSA " Teriak mereka berdua sampai sampai anak anak yg lain mendatangi mereka karena mereka kira terjadi sesuatu.



Alexsa yang di teriaki itu pun langsung menutup kupingnya ia takut telinganya akan pekak di buat teriakan mereka yang sangat kencang melebihi toa SMA mereka.
" Apa an sih kalian teriak teriak sakit tau kuping gua " Ucap alexsa




" Lu sih budek di pagilin " Ucap fiona



" Kalian ngapain ke sini juga? " Tanya hazel yg menunjuk ke anak cowok
Yang dudha berdiri di belakang dan ada yang berdiri di tiang balkon markas mereka.



" Gpp sih! Tadi kami kira ada apa mangkanya kami ke sini eh tau nya cuma itu " Ucap mereka





" Ya udh sana us us " Usir  fiona




" Jangan ke sini ini hanya cewek cowok pergi sana " Ucap hazel yang ikut mengusir mereka,tetapi mwlfin tidak. .




" Kenapa kalian berdua manggil gua " Tanya alexsa menoleh ke mereka.



" Noh liat depan lo " Ucap hazel



" Astaghfirullah kaget gua! " Ucap alexsa yg kaget karna di depan adalah malfin yg sendari tadi menatapnya.



HAZEL  Dirgantara [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang