47.jalan jalan

107 1 0
                                        

Selamat membaca
































































































" Rio boleh gk main ke tempat yg kemarin kamu ajak aku " Bisik hazel ke Rio yang berada di sampingnya.


" Hm.. itu kan hanya khusus buat kamu dan orang tua aku jadi tidak boleh.. Bukannya aku melarang takut nya ada yang di antara kita munafik " Bisik Rio kembali ke hazel


" Oh gitu.. Kamu tau tempat yg bagus gk " Tanya hazel


" Hm gk deh keknya kalo sama mereka tapi kalo sama kamu banyak " Ucap Rio yang malah menggombal.

" Is is " Ucap hazel sembari mwncubil pelan perut Rio.


" Gimana kalo kita ke gunung aja " Saran Athena


" Boleh juga tuh sekali kali " Ucap mereka


" Besok ya berati " Ucap mereka


" Oh iya jam berapa " Tanya alexsa



" Jam 9 aja gk sih " Ucap Arga


" Oke deh setuju. Kalian setuju gak " Ucap Athena

" Iya " Ucap mereka

" Geng lo ikut gk Rio. " Ucap malfin


" Emang boleh " Ucap Rio.


" Boleh lah masak gk boleh " Ucap malfin yang di anggukan yang lain.


" Oke deh bang nanti gua kasih tau mereka " Ucap Rio


" Bang gua pulang ya ngantuk.. " Ucap hazel meminta izin pulang.

" Iya hati hati.. Ingat besok lo bangun pagi " Ucap malfin

" Iya iya " Ucap hazel

" Iya udh sana " Ucap malfin mengusir adiknya.

Hazel menatap malfin sinis.
" Cih gk ada niatan nganterin gua ya lu bang. " Ucap hazel yang berdiri dari duduk nya.


" Gk deh lu minta antara Rio aja ya dek " Ucap malfin yang menyuruh Rio


" Gk ah gua gk mau ngerepotin dia.. Kalo Abang sih gpp hehe " Ucap hazel

" Gk ngerepotin kok " Sahut Rio yang berdiri dari duduk nya.


" Tuh Rio aja ngak apa apa " Ucap malfin


" Iy " Ucap hazel

        *****



HAZEL  Dirgantara [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang