BAGIAN 25 | Date?

877 13 0
                                        

Sebelum kalian membaca pastikan sudah menekan bintang

﹆🦋╌╌ Sienna ✧ David ╌╌🦋﹆

﹆🦋╌╌ Sienna ✧ David ╌╌🦋﹆

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

・。.・゜✭・.・✫・゜・。.

Sore itu, mobil Sienna meluncur pelan keluar dari area parkiran tempat mereka lari. Udara sore Jakarta mulai padat, tapi suasana di dalam mobil justru santai — lagu lembut dari radio terdengar, sementara Navy bersandar dengan mata hampir terpejam.

"Lu yakin gak mandi dulu abis lari?" tanya Sienna, melirik temannya sambil memutar setir.

"gua aman, gua udah semprot parfum" ucap navy tanpa membuka matanya

"ihh yang namanya keringet tetap keringet navy, badan lu lengket semua tahu gak" ucap sienna membuat navy membuka matanya jengah mendengar temannya yang cerewet

"sien, aman anjir, udah gua gak akan bau, lagipula lu kan gak ikut gua" ucap navy yang sedikit emosi

"terserah deh — ehhh" ucap sienna yang terkejut seraya menginjak rem dengan mendadak karna motor yang menyalipnya dengan sangat tipis, dan hampir mengenai mobilnya
Namun karna kejadian itu tas yang sienna taruh di antara mereka terguling ke bawah dan isinya berhamburan

"aduhhh, sialan itu motor" maki navy seraya mengangkat barang-barang sienn ayang keluar dari tas

"makasih vy" ucap sienna

"ehh apaan ini?" Navy mengangkat selembar kertas tebal dengan tulisan mencolok: VIP Concert Ticket – The Red Sunlight Band.

Sienna spontan melirik cepat ke bawah, matanya membulat "ANJIR! itu tiket konser James! gua lupa banget hari ini konsernya!"

"hah? James? Siapa itu?" tanya navy seraya memiringkan kepalanya bingung

"jujur dia orang aneh di kantor gua, yang suka nongkrong di lobby" ucapan sienna membuat navy menatapnya bingung

"hah? Aneh, terus gimana bisa dia tiba-tiba ngasih tiket konser ke lu? Lu berdua mau nonton konser?" ucapan navy membuat sienna menggeleng

"every day, dia ada di depan mata gua, seriously, gua juga heran every morning dia selalu nyapa gua tanpa absen, dari situ gua tahu nama dia james dan dia tahu gua sienna, setelah kenal dia, menurut gua dia orang yang too much information sihh" ucap sienna membuat navy melirik penasaran

"setiap hari sien? Suka kali sama lu" ucapan navy membuat sienna menggeleng seraya pundak yang dinaikan

"yaudah cepet sana, udah ditungguin kali sama james" ucapan jail navy membuat sienna mencubit temannya dengana satu tangan.

Langit Jakarta mulai gelap saat mobil yang ia kendarai masuk kedalam parkiran terbuka.
Suara bising orang-orang yang menunggu antrean, cahaya neon dari papan besar bertuliskan "The Red Sunlight Band — LIVE IN CONCERT", dan aroma hujan yang baru berhenti—semuanya bercampur jadi satu.

For My DaughterCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang