(REVISI ON GOING)
judul sebelumnya : You And Me? No!!
judul baru : For My Daughter
Only 🔞
"Tante"
"Kamu manggil aku?"
Anak kecil itu hanya memandang sienna dengan senyuman
Sienna pun melihat ke sekeliling dengan ekor matanya
"Bantu cari papa aku...
Sebelum kalian membaca pastikan sudah menekan bintang
﹆🦋╌╌ Sienna ✧ David ╌╌🦋﹆
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
・。.・゜✭・.・✫・゜・。.
"sayang, mami sedih dengernya" bisik ellena lembut seraya memeluk sienna, perlakuan maminya membuat air mata yang sedari tadi sienna tahan mengalir juga membasahi pipinya
"aku sekarang udah gak papa" jawab sienna dengan menahan isakannya namun ia tidak bisa, isakan itu keluar begitu saja seraya pundaknya yang bergetar Ellena memeluk sienna dengan erat ia mengusap punggung anaknya dengan lembut
"Mami tahu kamu kuat. Tapi... jangan pura-pura gak apa-apa terus, ya?"Ellena memeluk Sienna semakin erat, seolah ingin menenangkan badai kecil yang sedang pecah di dada anaknya. Helaan napas Sienna berat, tersendat di antara isak yang ia tahan sejak tadi.
"aku gak habis pikir sama kelakuan nikolas mi, hikss..." ucap sienna menggeleng dalam diam
"aku selalu inget dia di hari-hari sibuk aku dikantor..hikss.. tapi dia gak begitu..hikss.. aku..akuu.." ucap sienna disela-sela tangisannya
"ssstt.. udah..udahh.. gak usah di pikirin lagi.." ucap ellena dengan mengusap punggung Sienna perlahan, gerakannya penuh kasih
Sienna mengangguk pelan, lalu menegakkan tubuhnya, matanya menatap kosong ke arah meja teh di depan mereka. Namun, di sela isakan itu, perlahan senyumnya muncul — kecil tapi tulus.
"ada cerita lagi.. di tengah rasa sakit ini ada satu orang yang buat aku bisa lupa sama kejadian itu, dan dia buat aku sedikit resah hehe.. tapi dia buat aku bahagia" ucap sienna mengingat anak kecil yang memenuhi pikiriannya sedari tadi
"siapa? paling Navy" jawab maminya membuat sienna menggeleng kepalanya
"Anak kecil" jawab Sienna sambil tertawa kecil.
"Namanya Vio. Aku ketemu dia di mall, waktu itu dia hilang dan minta tolong aku buat cari papanya, tapi setelah itu aku ketemu lagi sama dia di bali kemarin, kita di pantai yang sama, dia ngajak aku buat ikut jalan-jalan sama dia, dia bilang aku gak boleh sedih lagi bener ajah, sama vio aku gak inget masalah aku sama sekali, seketika hilang gitu ajah mi, vio itu polos banget, dia baru 4 tahun" cerita singkat sienna membuat ellena mendengarnya dengan ujung bibir yang terangkat penuh
"teruss.." ucap ellena yang sudah terbawa oleh cerita sienna
"vio seolah nyaman sama aku, dia selalu mau deket sama aku, padahal aku orang baru buat dia, tapi dia mau deket sama aku terus, tadinya aku jengah banget, aku gak suka, tapi entah kenapa senyum vio kelihatan tulus banget, dia anak baik" ucap sienna sambil melamun mengingat betapa senangnya dia bermain dengan vio kemarin.
Ellena tersenyum, matanya menatap putrinya dengan rasa bangga yang begitu jelas.
"Berarti Tuhan masih sayang sama kamu, Sien. Dia kirim seseorang buat ngingetin kamu, kalau bahagia itu masih ada" ucap ellena dengan senyuman membuat sienna mengangguk setuju