2. Pertemuan Lyora dengan Ketos

14 3 1
                                    

Lyora sedang berjalan menuju kelasnya tiba-tiba dia kesandung barang yang ada di lantai

"Aduh, sial siapa sih yg taruh barang sembarangan mana ditaruh ditengah jalan begini." kesal Lyora sambil menyingkirkan barang tersebut.

Lyora pun mendengar bell yang menandakan masuk, Lyora pun buru-buru pergi menuju ke kelasnya.

Diperjalanannya Lyora tidak sengaja menabrak ketos yang bernama Ayano Daviandra Michael, Ayano adalah murid paling cuek dan dingin kepada semua murid cewek kecuali guru di HIGH INTERNASIONAL SCHOOL (HIS).

"E-eh maaf kak aku tidak sengaja." ucap Lyora panik karena tidak sengaja menabrak Ayano.

Ayano hanya melirik Lyora lalu pergi meninggalkan Lyora begitu saja.

"Lucu juga nih cewek, gue deketin kali ya, duh anjir apa-apaan sih gue kenapa malah berpikir seperti ini atau jangan-jangan gue suka lagi sama nih cewek, yaudah lah perasaan gak bisa diatur." ucap Ayano dalam hati sambil berjalan menjauhi Lyora.

"Duh ceroboh banget sih gue, untung dia gak marah." ucap Lyora dalam hati.

"Oh ya aku harus segera masuk ke kelas sebelum guru masuk." Lyora pun bergegas masuk ke kelasnya.

Sesampainya di kelas

"Huuh...untung belum ada guru yang masuk." ucap lega Lyora.

"Kamu kenapa, Lyora? Kenapa kamu baru sampai di kelas, biasanya kamu sudah berada di kelas sebelum bell?" tanya Mia teman sekelasnya.

"Aku tadi tidak sengaja menabrak ketos yg terkenal cuek itu." jawab Lyora sambil menuju ke tempat duduknya.

"Hayoolohh, makannya jalan tu pake mata." ujar Mia.

"Yang bener jalan pakai kaki bukan pakai mata." sahut Lili sambil memainkan bolpoinnya.

"Nah bener tu kata Lili." desis Lyora

Guru pun masuk dan pelajaran dimulai

"Selamat pagi anak-anak." sapa Pak Alex.

"Pagi Pak." jawab semua murid di kelas.

"Hari ini kita akan belajar matematika." ucap Pak Alex.

"Baik Pak." jawab semua murid dengan lesu karena mereka sangat tidak menyukai pelajaran matematika kecuali 2 orang yang sangat suka pelajaran matematika, yaitu Lyora dan Raki.

"Matematika ilmu yang mematikan... jangan belajar matematika..." lirih Ana teman satu meja Lyora yang bernyanyi tentang matematika dengan nada yang rendah agar Pak Alex tidak mendengarnya.

"Jangan rajin belajar matematika... agar otakmu tidak meledag.." sahut Mia teman Lyora yang duduk dibelakangnya dengan nada yang rendah agar Pak Alex juga tidak mendengarnya.

"Heh kalian ini, bukannya belajar malah bernyanyi." tegur Edgar si ketua kelas.

"Biarinn.." jawab Mia dan Ana bersamaan.

"Kalian ini sudah besar kelakuannya masih kayak anak kecil aja." desis Akiyama yang meledek Mia dan Ana.

"Sudah-sudah jangan ribut." sahut Zayyan yang membuat teman-temannya seketika diam.

"Lyora, kenapa kamu diam saja biasanya kamu yang paling ceria." ucap Ana teman sebangkunya.

"Gpp kok." jawab singkat Lyora.

*Bell pun berbunyi

"Yahuuu..akhirnya istirahat!" seru Akiyama yang kegirangan.

"Lyora ayo ke kantin!" ajak Ana dan Mia.

Lyora dan Ayano Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang