Mari ikuti perjalanan menjelajahi dunia bersama si uke cantik, imut, manis, seksi, polos, licik dan manipulatif benama jimie.
Yang bukan lapak gay sila angkat kaki.
Amaran‼️
banyak adegan 1821+
jika ngak suka sila cari cerita lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Di dalam kamar hanya ada lio dan sistem sambil berbincang.
Tuan.. kamu baik-baik aja? kenapa diam sedari tadi? tanya sistem khawatir.
Lio mengangkat wajah dan terkekeh perlahan. Tersenyum nipis dan memejam mata.
"Aku ngak papa kok siri? kan aku ada kamu" jawab lio centil sambil mengedip mata.
Tuan, saya fikir anda sedih. Ternyata itu semua acting ya tuan? saya hampir-hampir percaya tuan terlihat sangat tersakiti seperti kata rossa 'Ku menangis membayangkan betapa kejamnya diri mu atas diriku' tanya sistem sambil bernyanyi
Lio mengeryit alis nya. Sistem nya ini baperan banget.
"Ya ngak la siri.. yak kali aku nangis kerana tadi? kamu belum kenal jimie lagi siri.. nanti lambat laun kamu akan tahu aku kayak gimana" sambil menyerigai.
Sistem melihat itu bergidik ngeri. Tuan nya ini polos polos lucu atau polos polos bangsat. Menyeramkan!
Jadi apa rencana tuan setelah ini?
"Oh ya aku bakal pergi dari sini, cari apartment dan ehem ehem sama kenan dkk" jawab lio dengan riang
Bila tuan akan pergi?
"Nanti malam siri.. selepas semua orang tidur aku pergi. Aku bakal telfon kenan supaya jemput aku. Agar lebih mendukung aku akan bikin sedikit drama" kata lio sambil menyerigai
Lio akan lebih sedikit bergerak kerana dia sudah tahu jiwa yang dalam Anin itu bukan jiwa asalnya. Jadi dia pasti tahu orang-orang yang di incar lio. sebelum jalang itu bertindak lebih dia akan dulu menjadikan mereka babu nya. Ini sangat menyenangkan!
Lio merasa lelah dengan drama tadi pun melelapkan mata, ternyata keluarkn airmata cukup menguras energinya. Ah mengingatkan apa yg terjadi bikin lio kesal. Kan dia belom diewe sama Samuel! argh.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Skip ruang makan
Semua telah duduk di meja makan untuk makan malam, menunggu seseorang yang mereka rindu tidak kunjung tiba. Membuat salah satu manusia di sana berdecak kesal kerana dirinya sudah lapar tapi harus menunggu si sialan itu. Siapa lagi kalau bukan Anin palsu itu.
"Daddy... lama lagi ya? aku laper banget ni? nungguin siapa lagi nihhh" tanya anin dengan manja. Dengan penuh yakin dia memangil adrian dengan daddy padahal baru saja diberi muka dia sudah berlebihan.
Dalam hati mereka bertiga sangat menjijikkan jalang sialan!
Dengan nada datar adrian menjawab " sebentar ya anin kita tunggu lio.. kalau dalam 5 menit dia tidak turun kita langsung makan saja"