DUNIA KETIGA🥀

8.9K 499 30
                                        

°
°
°
°
°
°
°
HAPPY READING

"mana oi sir... ketek gue udah banjir nih..

Sabar napa tuan.. 15 menit lagi kok..

mendengar ucapan sistem membuat nya seketika berang, hampir 20 menit dirinya berdiri seperti orang bodoh menunggu untuk menjalankan misi rupanya masih ada lima belas minitan lagi?
tadi aja bangunin kayak gempa. Sialan.

memakai pakaian simple nya seperti biasa, walaupun sebentar tadi Gara patah hati tidak mempengaruhi fisik nya kayak orang-orang yang patah hati berubah murung dan mengabaikan dirinya sendiri.

memakai pakaian simple nya seperti biasa, walaupun sebentar tadi Gara patah hati tidak mempengaruhi fisik nya kayak orang-orang yang patah hati berubah murung dan mengabaikan dirinya sendiri

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Tahu tadi gue pake seluar panjang ya sir... nih cuaca kayak mau mendung.. lo jugak ngak kasi tahu gue ya cuaca nya ngak mendukung banget..

Tuan pikir saya tuhan apa bisa ngendaliin cuaca.

" kok nanya saya.. saya kan ikan.." sindir Gara kepada sistem. Kalimat yang akan siri lontar kan jika Gara lagi serius.

Sudahkan? itu tuan pencopet nya lagi mau copet. Cepat tuan ke sana.

"Baik..

Melihat kondisi yang mulai tenang pun, Gara berjalan ke arah yang sama dengan pencopet yang ingin menjalankan aksinya itu.Tidak lama setelah itu terdengar teriakan dari parubaya dihadapannya itu yang tidak lebih dark 5 meter. Melihat itu Gara cuba mengejar pencopet itu dan berhasil melumpuhkan pencopet itu dengan bantuan siri membuat pencopet itu terkilir hingga terjatuh dan pingsan. Gara juga mengalami luka ringan kerana telapak tangan nya tergores kerana aspal.

Wanita parubaya itu pun bergegas berjalan ke arah Gara dengan membantu Gara berdiri,

"Kamu tidak apa-apa nak?.." Wanita itu bertanya dengan nada khawatir melihat penolong nya merupakan seorang anak muda yang sedari tadi menunduk tidak menunjukkan wajah nya.

Gara mendengar suara lembut wanita parubaya yang membantu nya bangun itu pun mengangkat wajah nya memperlihatkan wajah nya memerah kerana berlari tadi. Seketika keadaan disekitar mereka menjadi hening sebentar, mereka berdua tertegun antara satu sama lain.

Pertanyaan dari warga sekitar di anggap angin lalu oleh mereka berdua kerana masing-masing masih menyelam dalam lamunan.

Sehingga suara seorang lelaki yang berpakaian seragam polisi menengur mereka, dan lamunan mereka terbuyar.

"A.. aa ma-maaf pak polisi kami melamun.. begini saya mangsa di sini, dan adik muda ini membantu saya menangkap pencopet tadi.. dan perkenalkan nama saya Nyonya Sri Dewi Anderson..

TIME TRAVEL UKE BINAL Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang