DUNIA KETIGA 🥀

3.6K 171 103
                                        








HAPPY READING

Di luar, malam mulai turun dengan langit yang memerah seolah ikut murka. Johnson membawa tubuh mungil Gara yang masih terlelap akibat efek obat, matanya tak berkedip, rahangnya mengeras.

Hatinya masih bergemuruh, bukan hanya karena rasa cemburu, tapi juga karena luka lama yang mendadak diungkit Max begitu saja.

Luka tentang ibunya... dan kematian yang penuh tanda tanya.

Langkah Johnson berat, tapi pasti. Setiap hembusan napasnya mengandung niat. Ia menatap wajah Gara yang damai dalam tidur tetapi dalam keadaan gelisah mungkin efek ubat nya terlalu kuat, bibirnya sedikit terbuka, tubuhnya masih hangat. "Maaf, aku telat melindungimu," bisiknya lirih.

menaiki kenderaan empat roda itu dan membawa Gara ke hotel yang terdekat kerana sejak dari masuk ke dalam mobil, Gara kembali bergerak gelisah di atas pangkuan nya sambil mendesah dan mengoyangkan pinggul montok nya tepat di atas penis Johnson yang sedari tadi memberontak ingin keluar.

"...emm.. mau di genjot hiks.. please.." suara manja dan halus Gara membuat pertahanan Johnson yang sedari kokoh mulai roboh..

'shit..kau membangun kan singa yang sedang tidur sayang..hisshhh..' desah Johnson dalam hati.

dengan nafsu yang membara Johnson meminggirkan mobil nya di tempat yang sunyi dan membuka seatbelt nya dan meletakkan Gara di seat belakang mereka.

Dengan tidak sabar nya Johnson keluar dari mobil dan memutar masuk ke pintu belakang untuk memuaskan penis nya sedari tadi menjerit minta di pijat.



Dengan tidak sabar nya Johnson keluar dari mobil dan memutar masuk ke pintu belakang untuk memuaskan penis nya sedari tadi menjerit minta di pijat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



Dan terjadilah adegan kuda kudaan di situ dengan desahan seksi Gara memenuhi kesunyian tempat itu. Sesekali terdengar bunyi tamparan dan rengekan meminta tambah ronde di dalam mobil yang super mahal itu.

Tidak peduli berapa lama mereka bersenggama yang penting sistem puas melihat adegan tersebut sambil ngemil.

Buas sekali ya tuan, itu nya ngak melar apa. wkwkwkwkkw.



**

Sementara itu, di ruangan gelap tadi, Max menatap layar ponselnya. Suara berat dari seberang menjawab, "Perintah diterima."

Ia menyimpan ponselnya, melirik bercak darah kering di lantai dan cermin yang memantulkan bayangannya—bayangan seorang pria yang tak lagi tahu di mana batas moral dan nafsu. Ia berjalan mendekat ke kaca, dan bicara pada dirinya sendiri.

"Johnson, kau terlalu lambat. Dunia ini bukan untuk orang lemah. Gara... akan jadi milik siapa yang bisa menjaganya. Dan aku, selalu punya rencana cadangan."

**

Keesokan harinya, Gara terbangun di dalam kamar hotel yang asing. Tubuhnya sudah dibersihkan dan dipakaikan piyama longgar berwarna pastel. Di sampingnya ada nampan berisi sup ayam hangat, dan secarik kertas tulisan tangan:

"Aku tidak marah padamu. Aku hanya ingin kamu selamat. Aku akan kembali setelah urusanku selesai. Jangan keluar kamar sampai aku datang. – J"

'Aneh..'

Apa yang aneh tuan?

"Ehh.. copot.. copot.. kaget gue goblok lu siri.. ya aneh la dia bilang ngak marah, seharusnya gue ya yang marah dia lupa apa amnesia gue yang di hina jalang.. lu lupa ha!!.."

Lorhh kok ngamuk, kan saya bertanya tuan. pagi-pagi moody aja bukan semalam udah di isi.

Gara lupa tentang itu dan menjawab dengan wajah memerah "diam deh.. yang ngak punya bo'ol sila diam yaa"

Iya-iya yang terpaling punya lubang anus

Setelah itu Gara cuba mengingat kembali apa yang berlaku semalam.
Jantung Gara berdegup pelan. Ia mencoba mengingat , tapi semuanya agak kabur, seperti kabut tebal di pagi hari. Yang ia ingat hanya... mata tajam itu... tubuh yang menindihnya... dan suara Johnson yang membentak penuh emosi.

"Siri.. kok gue ngak terlalu ingat ya tentang semalam, cuba jelasin dong.."

Ma to de las MALAS!!!

"Lu emang ngeselin ya babi..udah ah malas gue"

Atututu ngambek. ya udah.. saya terangkan secara ringkas ya, semalam tu tuan lupa apa goblok kan tuan ninuni sama si Max max setelah itu kepergok sama si mantan anda Gi-eh Johnson ha, lalu dia bawa tuan pergi dari sana dan tuan sambung kuda kudaan di mobil sambil teriak- 'iyaahhh lagi johnn.. iyaa di situu.. ahh lebih dal-

"Lu ngak usah tuto juga anjing.. terus dia bawa gue ke sini kan udah???..."

Iya bener zeyanggg..

Terlalu malas memikir kan apa yang terjadi, Gara ingin cepat-cepat pergi dari novel yang membosankan ini, kerana terlalu banyak drama dan misteri.

Gara sendiri jenis males fikir jadi dia mau semuanya berjalan tanpa hambatan.








TO BE CONTINUE

aku jadi semangat mau nulis kembali, ni kita bagi pemanasan.

Target, Vote 100+ comment 100+ baru lanjut
Silahkan vote/coment jang an lupa follow akun @Syasyamaa untuk mendukung jalannya cerita 🍁

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Apr 23, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

TIME TRAVEL UKE BINAL Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang