Mari ikuti perjalanan menjelajahi dunia bersama si uke cantik, imut, manis, seksi, polos, licik dan manipulatif benama jimie.
Yang bukan lapak gay sila angkat kaki.
Amaran‼️
banyak adegan 1821+
jika ngak suka sila cari cerita lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari berganti hari, siang berganti malam. Setelah beberapa bulan lamanya. Peperangan dimenangi oleh pihak yang benar. Persis seperti di novel yang leo baca. Peperangan yang hampir memakan waktu yang agak lama. Juga kandungan leo yang masuk ke 8 bulan. Walaupun tidak seperti orang lain yang bakal melahirkan setelah cukup 9 bulan, tapi faktor kehamilan kembar dan badan leo yang rentan itu menjadi salah satu penyebab kandungan nya matang lebih awal dari sepatutnya.
Badan nya juga kelihatan lemah kerana energi nya terkuras habis seperti di sedot oleh anak dalam kandungan nya. Tentang anak kembar dalam kandungan nya leo tidak memberitahu pada Gio. Katanya suprise. Tapi tidak tahu saja aslinya Gio sedari awal sudah mengetahui tentang kandungan leo yang berisi kan lebih dari satu jiwa. Tentang kematian nya hanya leo dan sistem saja yang tahu.
Berbeza dengan gio dan kedua orang tua nya hanya tahu jika leo melahirkan dirinya akan kehilangan kekuatan dari tubuh nya persis ibu nya dulu. Kerana batu kehidupan itu hanya satu, dan itu telah di serap habis oleh ibu kandung nya.
Mengingatkan misi terakhir leo adalah melahirkan anak-anak untuk kaisar gio dan membuat mereka bahagia telah memberi pelbagai idea yang bersarang di fikiran leo sebelum dirinya berpindah ke novel selanjutnya. Jujur saja, di novel kali ini leo seperti terbawa perasaan sedikit. Mungkin faktor dirinya pertama kali hamil atau memang asli dari hati kecilnya? dirinya tidak tahu. Leo hanya akan mengikuti alur takdir hidupnya.
Leo sedang duduk sendirian di gazebo milik nya di dekat istana, memegang cangkir teh yang hangat beberapa cemilan kesukaan nya di atas meja itu. Tanpa leo sedari ada beberapa penyusup mungkin saki baki dari puak sihir hitam yang masih hidup. Pengawal yang menjaga sang permaisuri tidak ada kerana atas arahan leo sendiri kerana dirinya ingin sendirian. Leo sudah mengetahui dirinya sedang diincar oleh mereka hasil pemberitahuan dari sistem nya. Tetapi dirinya memilih mengikuti alur kerana tugas nya hampir selesai.
Dari jauh anak panah beracun meleset terkena pada bahu munggil milik leo. Akibat serangan itu leo menjerit kesakitan.
"Arggghhh GIOO!!!!!!!...."
Suara kesakitan milik leo terdengar di kawasan tersebut, para prajurit dan pengawal yang berdekatan pun berlari ke arah suara jeritan itu. Mereka hampir pingsan melihat itu, permaisuri mereka bersimbah darah sambil merintih menahan kesakitan. Hingga sebuah suara bariton milik sang suami terdengar di telinga leo.
"SAYANGGGG!!!!!! sial kenapa bisa begini!! Pengawal tangkap penyusup!!..." Gio menjerit dengan nada bergetar takut melihat isterinya sedang kesakitan. Mengangkat isterinya membawa ke kamar mereka. Tabib kekaisaran yang memang siap sedia berada di istana datang ke kamar mereka.
"Ma-maaf yang mulia, sepertinya badan permaisuri terkena racun dan membuat imun badan nya yang aslinya lemah semakin lemah dan..
"Dan apa sialan!!!!!!!
"Da-dan tuanku permaisuri akan melahirkan juga yang mulia...
Gio yang mendengar itu pun mengusap wajah nya kasar, mengatur nafas nya menahan emosi nya yang sedari tadi tidak dapat dikawal. Dirinya tidak mahu kehilangan separuh nyawa nya. Di masa yang sama dirinya gembira kerana isteri nya bakal melahirkan tetapi bukan dalam keadaan sekarat seperti ini. Gio dengan tenang duduk di samping isteri dan menyalurkan sedikit mana ke dalam tubuh isterinya untuk memberi tenaga.
"Tolong saya tabib.. tolong saya buang racun dan setelah itu bantu isteri saya melahirkan anak-anak saya.. "Gio berkata dengan sedikit memohon. Melihat itu sang tabib tertegun. Pertama kalinya dirinya melihat sang kaisar yang merupakan orang paling kejam memohon kepada orang sepertinya. Sang kaisar sanggup menurun kan harga dirinya demi pemuda munggil yang sial nya cantik ini.
"Tenang yang mulia.. semuanya bakal baik-baik saja.. saya akan usaha semampu saya, mohon yang mulia tetap menyalurkan mana kepada permaisuri saya akan mengeluarkan dulu racun di badan permaisuri.. izin saya ya..
Hampir sejam lamanya, sang tabib hampir lemas kerana mengeluarkan racun di badan sang permaisuri. Dan akhirnya berjaya. Tetapi kondisi leo semakin buruk kerana mungkin leo yang ingin melahirkan. Leo yang sempat pingsan tadi dan membuka matanya perlahan. Mencari sosok sang suami.
"Sayangg...
"Iya sayang ini aku di sini sayang..
"Kamu dengerin aku ya.. apa pun yang terjadi.. aku cinta dan sayang sama kamu dan anak-anak..
"Kamu ngomong apa sih sayang.. iya aku cinta sama kamu.. dan anak-anak kita juga.. ta-tapi..
"Kamu janji sama aku.. kamu bakal sayang dan cinta anak-anak kita kan?
"Iya sayang aku janji asalkan kamu sentiasa ada sama aku..
Leo yang mendengar itu hanya tersenyum lega, dia yakin jika dirinya pergi gio akan tetap menyayangi anak-anak nya. Leo takut, gio akan menyalahkan anak-anak nya dan membenci mereka atas kematian nya nanti.
Mengusap wajah rupawan itu, memegang rahang tegas dan kokoh itu. Dengan tersenyum lembut.. leo mengecup lama bibir milik sang suami.. setelah itu leo kembali meringis kesakitan kerana dirinya benar-benar ingin melahirkan. Gio yang melihat itu gelelapan dan memanggil ibu leo untuk membantu dirinya di dalam ini. kerana proses melahirkan dari seseorang lelaki tidak seperti perempuan biasa. kandungan leo harus dikeluarkan menggunakan sihir kehidupan milik ibu leo.
Bagaimana caranya? hanya mereka yang tahu. Author juga ngak tahu. Tunggu aja ya.
Tidak memakan waktu yang lama, suara nyaring milik sepasang kembar lelaki terdengar di kamar mereka. Tangisan itu seperti lonceng yang bergema di sudut bahagian istana. Para prajurit dan pembantu yang berada di sekitar istana meloncat gembira mendengar waris dari kaisar mereka telah lahir. Tapi berbeda dengan sosok yang berdiri di samping leo, aura nya tidak dapat menutupi dirinya sedang sedih, marah dan kecewa kerana leo yang sedari tadi bergumam maaf dan tersenyum sambil mengenggam tangan kasar milik sang suami.
"A-apa ka-kamu ti-tidak ba-hagia sa-saya-ng.." Tanya leo dengan suara terbata-bata kerana dirinya sedang sekarat. ingin mengeluarkan suara saja dirinya kesusahan.
Mendengar suara isteri nya. Gio hanya diam dengan wajah dingin nya. Mata tajam nya terus memandangi wajah indah pucat milik sang isteri.
"A-aku mo-mohon suami-ku to-long jaga me-reka untuk ku.. A-aku sudah berjuang un-tuk ki-ta sa-sayang. Ka-kamu su-dah janji sa-sama aku kan Gio.."
Leo benar-benar memohon pada suami nya, dirinya tidak akan bertahan lama. kerana sedari tadi sistem berbicara dalam benak nya memberitahu bahwa masa leo tinggal beberapa minit. Kerana tugas nya telah selesai.
Akhirnya, pemuda dingin itu memeluk tubuh ringkih dan lemah milik isterinya. Dirinya tidak mengatakan apa-apa tetapi airmata nya sedari tadi mengalir tanpa henti.
Haruskan dirinya menerima anak-anak itu sedangkan isterinya mati? gio benci dengan dirinya kerana abadi!
Leo mengusap perlahan kepala milik sang suami, bergumam perlahan di telinga gio.
"Aku mencintai mu selamanya giovandra..
Setelah mendengar itu, Gio merasa tubuh yang berada dipelukan itu semakin melemah dan dingin, tangan yang sedari tadi mengusap di kepalanya terkulai perlahan di sisi nya. Menandakan tubuh itu sudah tidak bernyawa.
"TIDAKKKKKKK!!!!! arghhhhhh sayanggg!!!!!!!!...." jeritan gio itu terdengar di telinga yang berada di sana. Tangisan para sang kembar pun seperti menghantar kepergian sang ibu nya.
Sepertinya mereka tahu bahwa mereka menerima kabar gembira dan duka sekaligus. Kabar tentang kelahiran putra sang kaisar dan kematian sang permaisuri telah tersebar di setiap ceruk benua. ..