Mari ikuti perjalanan menjelajahi dunia bersama si uke cantik, imut, manis, seksi, polos, licik dan manipulatif benama jimie.
Yang bukan lapak gay sila angkat kaki.
Amaran‼️
banyak adegan 1821+
jika ngak suka sila cari cerita lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Bagaimana ayah? bisa ayah jelas kan pada leo? apa lagi rahsia yang tidak leo ketahui?" Tanya pria cantik itu dengan tidak sabar.
Dirinya hampir sabar delapan belas tahun untuk mengetahui fakta yang baru dia ketahui harini. Hati nya sakit. Tidak sepenting itu kah leo pada ayah nya? kenapa keberadaan ibunya harus di rahsia kan. Jika ayah nya memberitahu nya dari awal mungkin rasa bersalah atas kematian ibu nya pasti berkurang.
Ayah leo yang sedari tadi diam akhirnya membuka suara. Memandang lekat ke arah mata leo ada nada sendu di dalam bicara nya.
"Maaf kan ayah...
"Ayah bukan sengaja melakukan ini, tapi ini kemahuan ibu kamu.. maaf kan ayah leo.. memang ibu kamu masih hidup ta-tapi..
"Tapi apa ayah!!!" marah leo dengan tidak sabaran.
Melihat kekasihnya mulai emosi pun gio mengusap perlahan punggung nya. Memang dia tidak layak masuk campur urusan mereka tetapi hal ini berkaitan kekasihnya. Mau tidak mau dia harus masuk campur kerana hal ini melibatkan kasus yang sedang dia selidiki.
"Tapi.. kekuatan ibu mu melemah setelah melahirkan mu, Jadi dengan menggunakan batu kehidupan lah ibumu memperbaiki kondisi nya dan dengan menyerap batu itu kekuatan ibu mu kembali pulih.. ayah juga tersiksa leo.. bertahun-tahun harus berpisah dengan ibu mu..tolong lah mengerti nak hiks" ayah leo terisak perlahan. Leo mula berasa bersalah kerana membentak ayah nya.
Entah kenapa, sejak akhir-akhir ini dirinya tidak mampu mengawal emosi nya. Kadang kala dirinya mudah sekali ngambek pada hal-hal yang kecil seperti baru-baru ini gio tidak sengaja memakan brokoli milik leo dirinya tidak mau berbicara sama gio seharian. Parah kan!
Leo jalan perlahan ke arah ayah nya dan memeluk erat sambil ikut menangis, gumaman maaf sentiasa terdengar di bibir indah nya. Ayah nya tanpa segan membalas pelukan hangat milik anak nya.
"Maaf ayah.. Le-leo ngak sengaja ngebentak a-ayah.. hiks.. Maaf ngak mengerti kondisi ayah.. Maafin leo ayah huwaaaaa" Leo menangis keras.
"Shushhh.. udah sayang ayah ngak marah.. kamu pantas marahin ayah.. ini memang salah ayah kerana tidak menjelaskan pada kamu" sambil mengusap pelan punggung anak nya. Tangisan leo pun mereda walaupun masih segukkan. Padangan indah itu pun menjadi asupan untuk mereka yang berada di sana. Bagaimana tidak?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan pipi merona dan hidung nya memerah bibir nya mencebik kebawah. Imut nya di luar nurul. Merasa situasi sudah terkendali pun gio membuka suara.
"Tuan marquees bagaimana pendapat tuan? setelah melihat rekaman tadi? apa tuan memilik rencana setelah ini?" tanya gio serius.
Suasana pun kembali mencengkam. Kerana ini melibatkan keluarga nya. Jadi, masalah ini tidak boleh dianggap sepele. Membuat sihir kedap suara mereka pun berbincang dengan wajah serius.
Awal nya Leo menawarkan diri untuk memancing mereka keluar, tapi mereka tidak setuju. kerana mereka tidak tahu kapan ibu milik leo akan kembali dengan membawa kekuatan dalam tubuhnya hasil penyerapan batu itu. Hanya ibu leo yang mampu mengalahkan kan puak tersebut. Jadi, mereka hanya perlu melumpuhkan kan cabang-cabang puak tersebut untuk melemah kan kekuatan mereka sebelum pemberontakkan berlaku.
Satu persatu mereka menyusun strategi, dengan melibatkan barisan bangsawan yang jujur dan berada di pihak mereka.
Selepas pertemuan tadi pun, gio terus membawa leo kembali kediaman mereka. Kerana leo terlihat keletihan dan lemah entah kerana apa. Leo mulai memikirkan satu hal tapi dirinya menepis pemikiranya tersebut.
Gio pun berpamitan kepada leo kerana ada urusan di istana. Leo sebenarnya masih mau ngelon tapi dirinya tidak boleh egois. Beginilah nasib nya memilih suami berprofesi sebagai pemerintah. Sendirian di kamar membuat leo jengah.
"Siri.. kenapa badan aku letoy begini? aku juga ngak mood banget.. rasanya mau nangis hiks mommy.." nah kan mewek lagi.
Sudah lah tuan mungkin anda...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.