Sesaat mereka sudah ada di rumah sakit
Pasangan yoonmin sudah melihat jaehyun dengan ibunya dan taehyung yang masih setia menunggu. Jungkook sudah dipindahkan ke ruang vip namun kemungkinan obat biasanya abis 3jam yang akan datang. Mereka semua menunggu di dalam ruangan jungkook
"Yoongi hyung, gimana ?" Tanya taehyung menghampiri yoongi dan duduk di kursi yang memang disediakan rumah sakit
"Aman, aku udah buat dia gabisa berkutik. Dan aku juga bakal pastiin dia gabakal keluar secepat apapun. Aku akan handle. Lagi, ayahnya gaada di Korea sekarang. Nanti biar aku yang urus. Terus gimna jungkook ?" Ujar yoongi dan bertanya kepada taehyung
"Syukurlah, nanti ku bantu.. semua bukti udah ada di hoseok hyung. Lagi itu kan ayahmu juga hyung. Tinggal nunggu obat biusnya abis nanti juga sadar, syukurnya tusukannya tidak dalam" jawab taehyung
"Dih siapa yang nganggep dia ayah ku. Udah kaga semenjak hari itu, syukurlah.. aku sama jimin harus balik dulu. Kamu masih mau disini ?
"Iya, aku mau nunggu jungkook sadar. Mungkin aku mau nyari makan dulu.. karena kata dokter obat biusnya belum abis, jadi sambil nunggu dia sadar"
"Yasudah mau bareng? Kita cari makan keluar sambil aku pulang dulu sama jimin"
"Boleh hyung"
"Jae, tante kalian mau makan apa? Biar saya belikan. Saya mau keluar." Ujar taehyung
"Gausah nak, tante tadi udah makan. Mungkin jaehyun mau makan" jawab ibu jaehyun
"Gausah" tawaran taehyung yang tidak dianggap hanya jawaban singkat. Membuat taehyung juga bodoamat, yang penting dia sudah menawarkan. Tinggalah jaehyun dan ibunya.
~
20menit sudah taehyung meninggalkan ruangan jungkook. Jungkook sadar dari tidurnya
"By, kamu sadar ?? Kamu mau apa?" Jaehyun yang melihat jungkook sudah sadar menghampirinya dengan rasa senang
"Ha...us" ucap jungkook, dan diambilin air oleh jaehyun, dan langsung diminum habis oleh jungkook. Jungkook mengedarkan matanya namun tidak menemukan taehyung. Terakhir kali ia bersama taehyung.
"By, aku senang akhirnya kamu bangun juga. Aku khawatir sekali, masih ada yang sakit?" Tanya jaehyun
"Engga, aku mau tidur lagi yah jae" ujar jungkook dan kembali tidur. Mungkin efek bius
Jaehyun dan ibunya hanya mengangguk tanda mengiyakan
"Jae, ibu mau minta maaf selama ini ibu salah yah sama kamu dan jungkook. Apalagi jungkook, ibu terlalu termakan omongan yuna"
"Ibu, aku udah meringatin ibu. Tapi ibu ga percaya sama aku. Minta maaf sama jungkook bu, hubungan ku sama dia ada di akhir bu.. apalagi dia tahu aku selingkuh sama yuna"
"Iya ibu akan minta maaf, dan lagi kamu kenapa harus selingkuh sih nak.. ibu gatau harus apa kalau emang jungkook mau pisah sama kamu"
"Bu, bahkan jungkook sudah menyiapkan surat cerainya. Aku nunggu jungkook yang bicara sendiri sama aku"
"Yasudah, ibu pulang dulu yah besok ibu kesini lagi" ujar ibu jaehyun
"Ibu pesan hotel deket rumah sakit aja yah. Biar ga cape, ini pake kartu jaehyun " ujar jaehyun dan ibunya pamit.
"Jae, taehyung mana ?" Tanya jungkook. Yah jungkook tidak tidur dia mendengar semua percakapan ibu dan anak itu. Ia tidak berani nanya karena masih ada ibu jaehyun
"Kenapa kamu nanya taehyung?" Bukan menjawab jaehyun malah bertanya kembali
"Karena aku yakin terakhir kali aku jatuh di pinggir pantai itu, aku bersama taehyung. Jadi dimana dia?" Tanya kembali jungkook, jaehyun yang melihat itu benar2 tidak percaya istrinya terang2an menanyakan orang lain. Belum sempat jaehyun menjawab pintu kamar sudah terbuka menampakkan taehyung yang membawa makanan
"Jung, kamu sudah sadar !! Akhirnya aku senang sekali" taehyung yang melihat jungkook sadar langsung berlari memeluknya dengan tangan yang masih penuh kantong makanan
"Ka, bisa lepas jahitan ku masih sakit" bisik jungkook di kuping taehyung, tanpa menghiraukan satu orang yang melihat mereka
"Ah, maaf ini aku bawa makanan bubur untukmu dan chicken buat jaehyun" menyodorkan makanannya ke jaehyun. Namun jaehyun bukan mengambil malah membanting makanan tersebut.
"JAE, KAMU APA-APAAN SIH !!!. taehyung beli makanan buat kamu, haruskah kamu kaya gitu!" Teriak jungkook membuat tarikan sampai perutnya terasa sakit
"Haduh sakit !!perut ku sakit ka" taehyung yang melihat jungkook kesakitan berlari memanggil dokter tidak peduli dengan jaehyun
"Biar saya periksa dulu yah" dokter memeriksa jungkook
"Tiduran saja yah, karena jahitannya belum kering dan jangan bersuara keras yah karena ini bisa menyebabkan lukanya ketarik takut2 kebuka jahitannya." Ujar dokter
"Baik dok, maaf dan terimakasih dok" ujar taehyung dan jungkook hanya menurut untuk tiduran
Dokter meninggalkan ruangan tersisa mereka bertiga.
"Makan yah aku suapin, tiduran aja gapapa" ujar taehyung dan dianggukan oleh jungkook
"Biar gua aja taehyung! Gua masih suaminya !!! LU bukan siapa2 taehyung!" Jaehyun merebut mangkuknya dari tangan taehyung, taehyung hanya diam dan beralih keluar kamar. Karena dia tetep tau posisinya belum slesai.
Jungkook yang melihat taehyung keluar hanya memandang sampai ia kluar kamar. Dan tersisalah mereka berdua
"Aku gamau makan! Aku mau tidur aja" jungkook memeramkan matanya tanpa peduli jaehyun yang sudah sangat jengkel dan marah
"Jung! Aku ini masih suamimu. Kita belum ada kata cerai, bahkan pisah!!! Bisa ga sih kamu hargai aku yang suamimu ini??!!!! " jaehyun bicara dengan suara yang agak tinggi membuat jungkook membuka matanya dengan tatapan sinis
"Heh, gasalah! Jae, biar aku lulusan sekarang yah.. kamu pasti udah tau soal surat cerai yang aku simpan bukan? Jimin eonni pasti sudah bilang sama kamu. Aku benar2 mau pisah jae, surat itu bahkan ada sebelum aku kenal taehyung. Jadi jangan menyalahkan taehyung! Kamu sadar ga sih, kamu udah nyakitin aku selama setahun ini, tapi kamu berasa seperti tidak apa-apa dan tidak ada yang terjadi jae! Kamu selalu anggap aku bodoh, kamu juga gatau perlakuan ibu mu samaku selama kamu kerja ataupun kamu bepergian entah untuk urusan kerjaan atau yang lain. Kamu hanya anggap aku manusia bodoh! Tanpa tau aku kesakitan jae.. jadi aku mohon tanda tangani yah suratny" dengan suara yang lemah jungkook menjabarkan semua alasannya kepada jaehyun.
Jaehyun yang mendengar jungkook seperti itu mau tidak mau mengalah. Dan ia lebih memilih keluar kamar untuk menahan emosinya agar tidak ada keributan. Jungkook yang melihat itu hanya bisa menghela nafas pasrah
"Masuk, suapi jungkook. Gua mau ke hotel nemuin ibu gua" ujar jaehyun kepada taheyung yang masih menunggu di luar. Taehyung tidak menjawab dan langsung masuk kedalam melihat jungkook yang sudah bersandar dengan bantal di kasurnya
"Kenapa hmm? Makan yah, aku suapin. Kamu belum makan apa-apa soalnya. " ujar taehyung
"Maaf taehyung, aku harus melibatkan kamu sampai sejauh ini"
"Gaada yang harus dimaafkan kita sama-sama salah.. udah yah, sekarang kamu fokus kesembuhan kamu dulu yah makan ok!" Dianggukan dan taehyung dengan telaten menyuapi jungkook juga minum obat setelahnya taehyung menemani jungkook tidur dengan tangannya yang tidak mau dilepas oleh jungkook.
Tbc
Kalian mau jungkook sama taehyung atau kasih kesempatan buat jaehyun xixix
Vote nd comment yah 😊
KAMU SEDANG MEMBACA
Kecewa
General FictionEnd akan segera direvisi Taehyung pov apakah aku harus melakukan hal yang sama seperti istriku perbuat???!!!! maka aku akan lakukan ! awalnya untuk balas dendam, namun rasa nyaman yang terlampau sangat, membuatku lupa akan rasa kesakitannya. Ingat...
