Keesokan harinya Jungkook sudah menyiapkan sarapan untuk jaehyun dan meninggalkan note
/ Jae, aku ke pasar untuk membeli beberapa bahan masakan. Jadi kamu sarapan duluan aja. Aku juga mau membeli bahan-bahan buat besok dibawa, biar sehabis ini aku rapihkan semua barang-barang nya yah/
Dikediaman taehyung, yuna belum bangun dan taehyung memilih membeli sarapan diluar sekalian ke kantor. Sampai skrang pesan dan telpon nya masih diabaikan oleh jungkook. Taehyung tidak mungkin menghampirinya. Karena hari ini kerjaannya sangat banyak dan ia harus segera menyelesaikannya.
Siangnya selepas jungkook merapihkan pakaian untuk besok, ia segera ke bakerynya.
"Siang shua, maaf saya lama yah" ujar jungkook
"Ah, sajangnim gapapa. Kan sajangnim yang punya gaharus pagi kok" jawab shua karyawan baru yang akan menggantikan jimin
"Wih cerah amat yang besok mau liburan!" Sapa dellon
"Heheh, engga juga kok. Nanti kalau jimin eonni dah datang suruh keruanganku yah dellon, sama kamu juga oh iya Katanya sih jam 3, ada urusan dulu dia"
"Siap"
Jungkook kembali ke rutinitas nya sibuk dengan bakerynya. Dan mengurus segala bentuk keuangan yang telah dihasilkan bakerynya.
Tak terasa waktu terus berjalan. Dan jungkook sudah dihadapan dengan karyawannya.
"Jadi, besok kan aku ga bisa ke bakery. Aku mau nitip bakery yah" sebelum jungkook meneruskan jimin berucap
"Jangan titip ke aku, aku besok juga gabisa sampai aku resign. Berarti aku resign nya besok. Aku disuruh ikut calon suamiku k acara reunian dia d jeju. Jadi aku gabsa"
"Yoongi oppa juga di undang ?"
"Loh dia kan lulusan SMA mu jung,gimna sih!"
"Oh iya 2th diatas ku. Berarti aku ada kawannya disana heheh. Jadi aku titip kedellon yah, aku percaya sama kamu dellon. Kalau kamu mau recruit partime lagi gapapa, bayarannya sesuai sama jam kerja. Kamu paham lah, untuk bahan-bahan aku sudah beli semua dan sudah ku taruh dapur. Dan untuk pembuatan kamu juga bisa kan, orang kamu yang sering buat. Untuk keuangan kamu bisa kirim ke aku, biar nanti aku yang bantu. Ok.?"
"Hmmm, aku bisa apa gaada pilihan kan" jawab dellon pasrah. Mereka berdua yang melihat dellon pasrah seperti itu hanya tertawa.
~
Tersisa lah jungkook dan jimin diruangan jungkook
"Jung, kamu masih minta bantuan calon ku?"
"Masih eonni, kamu pasti dijelasin sama dia kan? Jadi aku gaperlu menjelaskan lagi yah"
"Iya, tenang aja aku bakal disana sama kamu nanti. Tapi aku penasaran kenapa kamu bisa dekat sama yuna sih?"
"Iya, aku ceritain deh kenapanya"
Flashbck
Jungkook pov~
Saat SMA adalah saat- saat terindah katanya tapi tidak menurutku. Awalnya iya aku merasa senang, namun semenjak dia datang aku malah merasakan neraka.
"Hai aku yuna, mau jadi sahabatku ga? Kamu siapa?" Seorang perempuan perawkan tinggi dan putih menyodorkan tangannya ke hadapanku
"Hai. Aku jungkook, boleh mari berteman" aku menerima ukuran tanga tersebut. Namun semakin hari kedekatan ku dengan yuna kurasa ada yang aneh, aku banyak teman sebelumnya. Tapi semenjak yuna hadir pandangan teman-temanku jadi aneh. Dan satu laki-laki yang tidak menyerah untuk berteman bahkan untuk mengungkapkan perasaannya padaku terus mengejarku sampai aku, jaehyun dan yuna berteman baik. Yah laki-laki itu jaehyun, ia terus mengejarku.
Namun anehnya, yuna tidak suka dengan kedekatanku dengan jaehyun. Bahkan yuna secara menyindir selalu cerita kepadaku tentang orang-orang yang dekat dengan jaehyun dia yang labrak atau semacamnya. Aku dulu tipikal orang yang males untuk jadi jahat. Karena beasiswa ku dipertaruhkan, sedangkan yuna adalah orang terpengaruh di busan orangtuanya bahkan mempunyai saham yang tinggi di sekolahku, maka saat dia bercerita aku akan meladeni walaupun dalam cerita dia, dia terus menyindirku seperti
KAMU SEDANG MEMBACA
Kecewa
Fiksi UmumEnd akan segera direvisi Taehyung pov apakah aku harus melakukan hal yang sama seperti istriku perbuat???!!!! maka aku akan lakukan ! awalnya untuk balas dendam, namun rasa nyaman yang terlampau sangat, membuatku lupa akan rasa kesakitannya. Ingat...
