Teman Sejati yang menemani hingga akhir hayat mu.

22 1 0
                                    

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Byby: erby)(Hendra ya hendra)(Ayangz: ayaz)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Byby: erby)
(Hendra ya hendra)
(Ayangz: ayaz)

Mereka pun berkumpul di tempat yang sudh di tentukan

"Jak, kita ke rumah nenek lu nih?' Ucap Hendra

"Pake nanya, tujuan lu kesini buat apa?" Tanya Jaka
"Nemenin lu ke rumah nenek lu" jawab Hendra
"Itu lu tau, baji*gan" Jaka Ingin memukul kepala Hendra namun sudah di halangi oleh Erby

"Otak tu anak ketinggalan di rumah anjir, biarin aja" ucap Erby yang sedang menahan ketawa

"Hah? Apa yang ketinggalan? Otak? Emang otak bisa ketinggalan ya?" Tanya Hendra
"HEN,MENDING LU DIEM ANJ" Ucap Ayaz

Jaka dan Erby tertawa kecil

"Udah lah, kalian tunggu di sini ya, biar gue ambil hp nya" ucap jaka
Setelah mengambil hp nya, ia langsung keluar dari rumah nenek nya dan berkata kepada mereka
"Nenek suruh kalian makan dulu di dalam" jaka mengajak mereka masuk

"Ngga ah jak, nyusahin nenek lu nanti" Hendra segan untuk masuk namun sebenar nya ia sangat lapar

"Nenek masak cumi sambal ijo, telur mata sapi, daun ubi, ayam cabe merah, nasi nya juga baru mateng."

"GUE LUAN MASUK YA JAK" Hendra berlari ke dalam rumah nenek
"GUE MAU CUMI ANJIRRR, JANGAN DI HABISIN WOY HENDRAA!" Erby ikut berlari

"Untung gaada yang mau ayam cabe nya, jadi ga rebutan deh." Ayaz berjalan dengan santai

"Yaz, ada gue anjir, gue juga mau ayam cabe, gue deluan ya?" Jaka berlari ke dalam rumah

"BAGI DUA JAKA!" akhir nya mereka semua berlari ke dalam rumah, tak peduli motor nya ter parkir dimana...

Saat mereka selesai makan

"Batu gunting kertas ayo,yang kalah nyuci piring." Erby
"Gas" ucap Jaka,Hendra, Dan Ayaz

Dan akhir nya Ayaz kalah
Mereka semua gunting namun Ayaz kertas

"Cuci yang bersih ya dek" ucap Jaka yang menertawakan Ayaz

"Gue lebih tua dari lu jak" Ucap Ayaz

"Rekam dulu ga sih?" Hendra dan Erby mengeluarkan hp mereka dan memvidio kan Ayaz yang sedang mencuci piring

"Lucu bgt anjir, pen ketawa" Jaka tertawa
"Ngefans sama gue ya lu semua makanya ngerekam gue, gue cuci piring aja di vidio in kalo mau tanda tangan bilang aja ya" Ia mengatakan nya dengan ekspresi jual mahal.

"Kamar la, ngantuk gue" Jaka
"Barusan mau ngajak main playstation malah mau tidur lu anjir" Ayaz kecewa

"Mending tidur, kalo mau tidur ke kamar aja, gue tidur luan ya." Jaka jalan ke kamar tidur

Hendra dan Erby mengikuti Jaka ke kamar

"Woy, kaga ada yang mau nemenin gue main playstation?" Ayaz semakin kecewa

"Ngantuk juga gue yaz" Hendra menguap

Dan Erby hanya mengangguk

"Dah la, gue ikut ke kamar" Ayaz berdiri mengikuti mereka

Mereka tertidur sampai pagi hari dan di pagi hari nya nenek memberi pesan ke Jaka lewat Handphone

Mereka tertidur sampai pagi hari dan di pagi hari nya nenek memberi pesan ke Jaka lewat Handphone

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kan,apa gue bilang pasti nenek sedih kalo gue ceritain, ah bangs*t!" Ucap Jaka frustasi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kan,apa gue bilang pasti nenek sedih kalo gue ceritain, ah bangs*t!" Ucap Jaka frustasi

"Jak,selama ada kami di sisi lu, lu aman, walaupun gue gengsi bilang ini ke lu tapi gue sayang sama lu jak." Hendra memeluk Jaka

"Jak,makasih udah kuat,lu tau bunda selingkuh dari lama kan? Jujur jak." Ucap Erby

"Udah la by,tidur aja kita gausah di pikirin, besok aja kita lanjutin gue juga capek"
Ucap jaka





























See you next page

HappilyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang