29. Time Skip? ✔

1.8K 146 0
                                        

_sei_

Tekanan berat itu mampu membuatku tidak sanggup. Aku ke Jepang untuk melakukan syuting terakhir ku, dan akhirnya Aku pensiun.

Melihat Oikawa, Aku jadi mengingat diriku yang dulu. Tapi bedanya, dia terus berusaha sampai puncak.

Dia juga seperti kakak.

[Name] pov end.

***

"Disini ramai, ya?"

"Tentu saja. Orang orang menanti pertandingan dari kedua tim."

"Aku lapar." Wanita berambut dwi warna dengan tato itu berujar sambil melihat sekeliling. saat mata nya menemukan ada yang menjual onigiri, dia langsung menghampirinya.

"Aku beli tiga." Ucap [name] memesan 3 onigiri. Pria yang menjual onigiri itu terkejut lalu tersenyum membalas pesanan [name].

"Oh, Osamu?" Ucap [name] lagi baru tersadar kalau pria di depannya ini adalah Osamu.

"[Name], bagaimana kabarmu? Sepertinya kau sudah sukses saja." Osamu membalas ucapan [name] sambil memberikannya onigiri.

"Yah.. Baik baik saja sih." [Name] menjawab pertanyaan Osamu. Dia membuka bungkus onigiri dan memakannya, enak.

"Omong omong, pria di belakangmu siapa?" Osamu melirik bingung. Pria yang di maksud maju dan menjabat tangan Osamu.

"Izanagi Katsuro, alumni Karasuno."

"Miya Osamu, alumni Inarizaki."

***

"Hey [name]!! Kita bertemu lagi." Sugawara Koushi yang saat ini menjadi guru SD menyapanya bersama Sawamura Daichi (polisi) dan Azumane Asahi (desainer pakaian).

"Oh? Ya.. " [name] membalas sapaan Sugawara.

"Hahaha! Terakhir kali kita bertemu saat itu ya! Aku sempat terkejut kau menghilang tiba-tiba." ujar Daichi.

"Ayo, pertandingannya akan segera di mulai."

***

"Aku tidak akan sakit perut sebelum pertandingan lagi." ucap Hinata saat menghadap Kageyama.

"Tentu saja, bodoh." Kageyama membalas.

"Kageyama-kun! Kau sudah dewasa!" ucapan Hinata membuat Kageyama menabok Hinata tapi Hinata berhasil menghindarinya.

"Aku pasti akan menang jika kita adu panco sekarang." Hinata menunjukan tangannya.

"Kau mau coba? ?" Kageyama membuat wajah seram (bagi Hinata) sambil memperlihatkan tangannya juga.

"Ayo kita lakukan lain kali." Hinata bersedekap dada sambil berkeringat dingin, tapi tetap tersenyum.

"Tobio-kun. Bisakah kau tidak berkelahi dengan spiker kita?" Atsumu datang secara tiba-tiba sambil meletakkan sikunya di bahu Hinata.

"Bukan aku. Dia yang mulai." bantah Kageyama.

"Memulai apa?! Apakah itu onigiri dari Miya Osamu? Aku juga mau memakannya!!" Bokuto tiba-tiba datang membuka pintu.

"Wah wah.. Sepertinya disini juga akan ramai, ya?" ucap [name] bersamaan dengan Bokuto yang datang secara tiba-tiba juga.

"[Na-name]?!!!" Hebatnya mereka berempat terkejut secara bersamaan.

"Tunggu. Bukankah disini ruang ganti pemain cowok?" bingung Atsumu bertanya tanya bagaimana bisa [name] berasa di sini.

"Aku bebas melakukan apa saja." [Name] menjawab enteng.

Haikyuu × Kaiser! ReaderCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang