Saling Menginginkan

6 0 0
                                        

-Happy Reading-

Plak

Satu tamparan berhasil mendarat di pipi Theodore. Kevin hendak menarik pergelangan tangan wanita itu, namun Theodore mencegahnya.

"Vin, sebaiknya kau keluar dulu nanti ku jelaskan"

"Tapi..

"Dia..."

Kevin mengangguk paham lalu pria itu keluar.

"Tolong kunci pintunya dan jangan izinkan siapapun masuk"

Kevin melakukan apa yang diminta Theodore. Pintu ruangan itu dikunci dari luar dan kevin membawa kunci ruangan itu bersamanya.

Theodore menghela nafas panjang. Ia memegang pundak wanita itu, namun langsung ditepis.

"Boleh ku jelaskan?"

Wanita itu diam dan Theodore pikir itu adalah jawaban.

"Baik ku jelaskan, tidak ada alasan lain selain aku mencintaimu"

Ya, wanita itu Cleopatra! Menangis. Dokter cantik itu menangis. Ia memukul dada bidang pemuda bermarga Robinson itu.

"Aku hampir mati karena takut melihatmu berlumuran darah hari itu!"

"Maaf"

"Aku bahkan berusaha mati-matian agar tidak menangisimu. Aku tidak tau perasaan macam apa itu, awalnya kupikir aku hanya iba. Tapi ketika tau kau mengalami cedera yang parah rasanya aku ingin mengutuk takdirku sendiri. Aku selalu menyangkal perasaan ini karena aku takut ditinggalkan. Aku takut kau tidak serius dan akan pergi meninggalkan ku suatu hari nanti. Aku tidak siap untuk kehilangan lagi. Tapi ketika melihat dirimu di hari itu aku menyesal selalu menyangkal perasaan ini"

Theodore memeluk wanita itu. Perasaannya terbalas, ia bahagia.

"Maaf, maafkan aku membuatmu khawatir. Aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya tidak ingin menjalin hubungan apapun dengan wanita lain. Apalagi kau yang selalu menolak ku dengan alasan pertunangan ku, itulah mengapa aku nekat mengambil keputusan gila itu. Maafkan aku"

Theodore mengecup puncuk kepala Cleo lalu mengusapnya dengan sayang. Pria itu melonggarkan pelukannya lalu menghapus jejak air mata di pipi cantik itu. Ia menatap manik hazel itu dengan penuh cinta.

"Aku akan memperjuangkanmu, aku ingin kita berjuang bersama. Aku mohon" pinta Theodore.

Cleo mengangguk sebagai jawaban, lalu mereka kembali berpelukan seolah tidak ada hari esok lagi untuk mereka saling berpelukan seperti ini.

Sebulan setelah kecelakaan itu Theodore sudah diizinkan pulang dengan catatan pria itu tidak boleh kelelahan dan harus selalu rutin untuk check up. Tentu saja itu kebohongan, sebab pria itu sebenarnya sudah sangat sehat. Hanya saja ia ingin menunda lebih lama pertunangannya dengan Nancy dan mencoba menyusun rencana untuk mempertahankan cintanya.

Dan untuk William, Cleo memberitahu kabar kecelakaan Theodore pada adiknya itu. Namun, Cleo harus sedikit berbohong pada anak itu agar kesehatannya tidak menurun.

Hampir sebulan menjalin cinta sembunyi sembunyi, Cleo dan Theodore sudah terbiasa satu sama lain. Mereka sudah sering menghabiskan waktu bersama misalkan pergi berkencan atau hanya sekedar menonton film berdua dirumah Cleo.

Theodore bahkan sudah sering menginap dirumah dokter cantik itu tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya. Ia selalu beralasan untuk menginap dirumah Kevin. Dan sahabatnya itu tentu saja selalu berpihak padanya.

Namun, walau sudah sering menginap Theodore dan Cleo belum pernah melakukan hal ITU. Entahlah, mungkin mereka hanya menunggu waktu yang tepat.

 Entahlah, mungkin mereka hanya menunggu waktu yang tepat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
I Should be Happy ButCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang