Hai guys kenapa lama bab yang ini di upload??
Aku mau upload nya di hari ulang tahun ku
Dan hari ini adalah ultah ku 24-12-2023 sekarangMakasih yang udah dukung aku makasih yang udah follow komen dan vote bab ini
Aku akan membuat bab ini menjadi bab special untuk hari ini
Yaudah capcus aja ya
.................
|•|48 : markas di london |•|
Setelah makan mereka pun berjalan keluar dari sana pergi menuju entah kemana -_-
"Mau kemana ay??"tanya vion kepada ynares
Ynares memikir kamana ya?? Dan akhirnya dia pun tau dia mau kemana"Mau ke salon ya mau ngecat rambut boleh kan!!??gak boleh gpp aku sendiri yang kesana!"ujarnya sambil berjalan cepat vion yang melihat itu bingung tapi dia ikuti dari belakang
"Boleh kok siapa sih yang gak boleh!"ujarnya sambil mencubit pipi ynares.
Ynares yang di cubit menampar tangan vion dengan kencangPlakk
"Awshh ay sakit tau"ujarnya dengan menggosokan tangannya yang nyeri , ynares bodo amat dia mempercepat jalan nya untuk ke salon
Dan gak lama mereka pun sampai di salon itu
Ynares pun segera duduk lalu pelayan pun kesana menanyakan warna apa yang iya mau , dan ynares manjawab dia mau rambutnya di warnai hijau
Pelayan itu pun mengangguk lalu mamulai mengambil warna yang di minta oleh pelanggannya dan memulai mewarnai rambut nya
'Wah lembut banget rambutnya licin lagi'batin pelayan itu.......
Sedangkan vion dia yang gabut di sana menunggu ynares dia pun memutuskan untuk jalan jalan di sekitar nanti dia akan kembali lagi untuk mengecek tapi sebelum itu dia harus mengabari ynares dulu kalau dirinya akan jalan jalan sebentar
Setelah mendapatkan kabar dari ynares kalau mengijinkan nya dia pun segera keluar dari salon berjalan ke toko makanan terbesar di mall itu untuk memberi sedikit cemilan untuk yang lain jugaDia berencana untuk berkunjung ke markasnya yang ada di london
Dia membeli berbagai makanan enak di sana sekitar 2 ranjang dia beli setelah sudah dia pun membayarnya ke kasir
"So how many??"tanya vion dengan datar
(Jadi berapa??")
"That's thirty four million,sir"ujar pelayan itu dengan sopan sambil memberikan kantong plastik ke vion dan itu di terima oleh vion
(Semuanya jadi tiga puluh empat juta ,tuan"
"Can you use cards here??"tanya vion lagi dengan datar
(apakah di sini bisa memakai kartu??)
"Yes,sir, hare you can use cards and You can also use cash , our characters don't look at the card , if you have cash,it's okay,we accept it,but if you have a card , we also accept it , unless you don't have anything,we don't accept it."ujar pelayan itu dengan tersenyum sambil menerima kartu yang di berikan
(ya tuan disini bisa memakai kartu dan juga bisa menggunakan kas tokoh kami tidak melihat dari kartunya kalau punya nya kas gapapa kami terima tapi kalau punyanya kartu kami juga terima kacuali gak punya apa apa kami gak nerima.)
...........
"Wow this is very beautiful,thank you,so how much does it cost??"ujar ynares
(Waw ini sangat cantik,terima kasih,jadi berapa harga nya??)

KAMU SEDANG MEMBACA
menjadi figuran || End
RandomTidak ada revisi di cerita ini !! , jadi maaf kalau ada salah dalam kata! Kalau tidak suka dengan cerita ku , kalian tidak perlu membaca nya terima kasih Zakia Adya harryna seorang perempuan dingin irit bicara dan datar + pemalas , Mageran , suka b...