LINE WTIHOUT HOOK 1

588 35 0
                                        

Lisa POV
Sial! Lagi lagi aku memimpikan keluarga ku yang sedang meneriaki ku minta tolong agar dendam nya terbalaksan

Disetiap momen dibunuh nya keluarga ku itu, aku melihatnya.

Misal saat ayahku terbunuh, saat itu aku sedang menemani ayah bekerja dikantor.. dan tiba tiba pintu terdobrak, hanya dengan 1 orang.. dia badan nya sangat familiar bagi ku dengan muka yang ditutup dengan topeng yang mengerikan, lalu pelipis ayahku ditekan hingga muka dan di banting ke meja hingga penyet dan matanya keluar, tiba tiba dia langsung keluar dari ruangan dan hilang ntah kemana, hanya dia yang membunuh keluarga ku

Tak ada yang datang waktu itu, karna tak ada yang tau. Ruang ayah ku kedap suara jadi otomatis tidak ada yang mendengar.

urutan kematian keluarga ku
-nenek -kakek -kakak -ayah -ibu

Disaat sudah selesai membunuh ibuku, dia menampakan sedikit wajah nya.. aku seperti tidak asing, ya.. dia Paman Lee min ho.

Kalian bingung kah mengapa aku hanya diam dan tidak melaporkan dia kepada pihak berwajib?

Aku tidak ingin dia hanya dipenjara atau hukum mati.

Aku ingin memberi pelajaran ditangan ku sendiri!

Sontak aku menggeleng"kan kepala ku, guna berusaha untuk melupakan mimpi tadi.

Akhirnya akupun langsung bergegas untuk mandi dan menyiapkan diriku untuk berangkat kesekolah

Oh ya, ngomong ngomong ini adalah hari pertama aku sekolah disekolah SMA Elang Perkasa.. HAHAHA dari namanya saja sudah buat aku merinding

Lisa POV END

Terlihat seorang anak gadis yang sedang skincare an dan berdandan natural

Ya gadis itu bernama kim jennie.

Setelah merasanya dirinya sudah selesai, dia pun akhirnya turun kebawah untuk memakan sarapan bersama keluarga harmonis nya itu..

"Lama sekali kau turun jennie kim. mandu kesukaan mu yang telah dimasak dengan eomma dengan penuh perjuangan dan sudah dibasahi oleh keringatnya sudah habis dimakan oleh Appa" jelas jisoo dengan penuh drama sambil menatap Appa nya dengan senyuman maut nya itu

Dengan sengaja jisoo menampilkan wajah prihatin nya kepada piring yang sudah kosong bekas mandu itu.

Kim in sung pun pura pura tertawa tanpa humor sambil menelan saliva nya, dan tangan nya pun keringat dingin

"T-tidakk, eonnie mu itu--"

"Oh, mengapa kau begitu gugup appa, apakah kau mengumpati sesuatu dari kami? Hmm.. Appa ingatlah ini, sepintar pintar nya bangkai ditutupi, ujung ujungnya bau nya pun akan tercium juga" jelas jisoo yang langsung beranjak dari kursinya untuk menyimpan piring..

Jisoo pun berjalan sambil menjulurkan lidahnya ke bawah

suasana hati jennie pun kian memburuk. dia menatap tajam appa nya

"aku harap appa bisa jelaskan setelah pulang, siapkan kata kata mu appa, jika ada yang menjanggal atau tidak masuk akal akan kusuruh kau berendam dikolam selama 1 jam. aku duluan"

Jennie pun langsung ambil tempat bekalnya, dan menyiapkan bekal nya sendiri dengan muka menyeramkan nya itu,

Dia pun berpamitan dengan eomma nya saja. Dan langsung pergi berangkat bersama jisoo dan adiknya

Ayahnya yang menatap jennie pun langsung termenung cemberut

Jun ji hyun pun menghampirinya
"itulah yeobo, kau harus lebih ingat lagi kepada kesukaan anak kita, jangan sampai kau terkena perangkap jisoo lagi, Arraseo?"

Line without hook. [JENLISA]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang