💮Assalamualaikum💮
Maaf ya jarang up,soalnya belakangan ini lagi males bukak WP,hehe
--------happy reading--------
Kini jam menunjukkan pukul 03.00 Gus Alif sudah terbangun dari jam 02.30 untuk mengurusi berkas-berkas pondok. Iya bangun dari tempat kerjanya ke arah kasur untuk membangunkan Shavera.
"Zaujatiku bangun yuk mandi dulu"ujar Gus Alif sambil membelai surai cantik Shavera.
"Egh,kamu udah mandi mas?"tanya Shavera
"Belum niat nya mau mandi bareng sama kamu"jawab Gus Alif
"Iiih Gus mesum"ujar Shavera
"Emang nya udah bisa jalan?"tanya Gus Alif
"Ee belum sih"jawab Shavera
"Yaudah gk ada penolakan"ucap Gus Alif lalu menggendong Shavera ke kamar mandi.
Saat ini Gus Alif dan Shavera sedang berjalan berdua di halaman pondok semua pandangan santri tertuju ke arah Gus Alif dan Shavera ada yang baper ada yang sedih karena Gus idamannya menikah ada juga yang iri dengan mereka.
Dari kejauhan ada dua orang yang menatap Gus Alif dan Shavera dengan tatapan tidak suka ya,itu adalah intan dan ustadzah Mita mereka adalah fans garis keras Gus Alif mereka mau melakukan apapun asal Gus Alif menjadi milik mereka.
"Ishh ustadzah kita harus ngelakuin apa biar tuh jalan pergi dari kehidupan Gus Alif"ucap intan dengan nafas tak beraturannya
"Bagaimana kalau kita kerjain dia sampai dia kapok lalu kita fitnah Dia sedang berzina agar Gus Alif benci Shavera"ujar ustadzah Mita
"Oke ustadzah aku ada ide nanti kan jadwal ustadzah,nah nanti aku ajak Shavera ke belakang asrama biar telat,terus nanti ustadzah hukum Shavera"jelas intan
"Oke setuju"
Saat ini Shavera dan kedua sahabatnya sedang duduk di kursi yang berada di depan kelas tiba-tiba intan datang menghampiri mereka.
"Assalamualaikum"salam intan
"Wa'alaikumussalam"jawab ketiganya
"Ning dipanggil Gus Alif ke belakang asrama" ujar intan
"Ngapain Gus Alif manggil Ning Vera ke belakang asrama lagi pula ini juga mau bel masuk" bukannya Shavera yang menjawab malah Dinda
"Udah udah mungkin ada hal secara privat" jawab Shavera
"Ya udah hati-hati ning"
"Iya assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
/Skip di belakang asrama
"Mana Gus Alif,kok gk ada?"tanya Shavera
"Hahaha lu udah masuk ke perangkap gua" ujar intan
"H-hah maksudnya?" tanya Safira lagi
Plakk!! Satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Shavera.
"Lu ya,gw benci Ama Lo tau gak,Lo itu jalang ,Lo perebut Lo ngerebut Gus Alif dari gue,lu anj*Ng tau gak,gw benci Ama Lo anj*Ng"teriak intan
"Intan apa maksud kamu,aku cuman di jodohin"jawab Shavera
Plak!! Plak!! Dua tamparan sangat keras mendarat di pipi shavera sehingga membuatnya terjatuh.
"Gw benci lu anj*Ng,dasar jalang gw gk akan biarin Lo hidup bahagia sama Gus Alif"ucap intan lalu pergi meninggalkan shavera.shavera hanya menggeleng pelan lalu ia berusaha untuk berdiri dan pergi ke kelasnya maupun sudah telat tapi ia tetap tidak ingin meninggalkan kelasnya.
"Assalamualaikum"salam Shavera pelan sambil masuk kelasnya.
"Heh kamu dari mana saja sudah jam segini"ucap ustadzah Mita
"Afwan ustadzah tad-"baru saja Shavera bicara sudah di putus ustadzah Mita.
"Halah kamu ini alasan,mentang mentang udah jadi Ning jadi seenak nya,ingat ya yang pantas jadi Ning itu saya bukan kamu kamu hanya santri biasa paham!sekarang kamu pergi kelapangan berdiri di sana sampai adzan Dzuhur"bentak ustadzah Mita. Shavera hanya membalasnya dengan anggukan lalu pergi ke lapangan.
Sudah hampir 2 jam Shavera berdiri disana,ia sudah merasa sedikit pusing karna memang ia punya darah rendah,tiba tiba
Brukk shavera pingsan
Terlihat seorang laki laki tampan seumuran gus Alif berlari kearah Shavera,ya laki laki tersebut adalah ustadz zayyan (btw ustadz zayyan ini demen Ama Shavera)
"Astaghfirullah Ning Vera"ucap nya lalu menggendong Shavera ke arah UKS. Tanpa disadari,di seberang lapangan ada Gus Alif yang melihat kejadian tersebut emosi Gus Alif sudah tidak dapat tertahan mata yang merah deru nafas yang tak terkondisi serta tangannya mengepal. bagaimana dia tidak marah istrinya yang sangat dia cintai telah disentuh oleh laki-laki lain selain dia.
Sesampainya di UKS ustad zayyan langsung masuk ke UKS dan menidurkannya ke ranjang.
"Mbak tolong urusin Ning Vera ya takut Gus Alif"lihat ucap ustadz Zain ke salah satu pengurus UKS
"Nggeh ustadz"jawab pengurus UKS
5 menit berlalu akhirnya Shavera terbangun dari pingsannya
"Alhamdulillah ning sudah bangun ada yang pusing ning?"tanya Mbak Zahra pengurus UKS.
"Tidak ada Mbak,tolong antar saya ke ndalem nggeh"ucap Shavera
"Na'am Ning Monggo Kulo bantu"jawab mbak zarwa
🥀Thankyouu for reading🥀
Makasih ya udah mau baca makin kesini yang lihat makin sepi,semoga bisa kembali rame lagi,maaf juga kalau gk konsisten up nya,karna aku masih pelajar jadi waktunya di bagi,
💐Semoga suka💐
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu
KAMU SEDANG MEMBACA
*matched with a Gus Alif*
Overighayyyyy Enjoy ya baca story aku,this is my first story maaf kalau kata kata ku disini banyak yg gk nyambung atau banyak typo nya hehe semoga suka🌺
