5. Sekolah Baru

7.4K 429 3
                                        

Pemuda itu berbalik dan menatap tuan muda itu. Betapa terkejutnya dia saat melihat wajah tuan muda itu yang sangat mirip dengannya walau dia juga bisa melihat sedikit perbedaannya. Sama halnya dangan tuan muda itu kini ia yakin pemuda itu memang mirip dengannya.

Suasananya menjadi hening beberapa saat, mereka hanya saling menatap, pemuda itu sudah sadar dari keterkejutannya sedari tadi dan dengan cepat menetralkan wajahnya dan kembali menjadi datar.





Ehem, terimakasih" Ucap sang tuan muda itu mencairkan suasana.

Pemuda itu tidak menjawab, ia hanya menatapnya datar dan berbalik, ia berjalan menuju motornya.

"t-tunggu" ucap tuan muda itu.

"Kau, siapa namamu?" Lanjutnya.

Pemuda itu berbalik dan menatap tuan muda itu.

"Itu tidak penting, mengapa kau ingin mengetahuinya? Lagi pula kita tidak akan bertemu lagi" Ucap dingin pemuda itu.

"Itu... Itu karena kau telah menyelamatkan ku" Gugup tuan muda itu, karna dia tidak pernah diperlakukan seperti itu sebelumnya.

"Aku tidak menyelamatkan mu, aku hanya lewat dan mereka menghalangi jalan ku, jadi aku menyingkirkannya"
Ucap pemuda itu sambil menaiki motornya dan menggunakan helem.

"Tapi tetap saja..." Tuan muda itu memasang wajah sedihnya.

" Hah... Agares, Agares Markslin. Itu namaku" Ya, itu adalah Agares, ia menghela nafas dan menjawab dengan terpaksa. Lalu dia menyalakan motornya lalu melaju dengan kecepatan tinggi.

Tuan muda itu masih tercengang.

"Agares... Agares markslin? Bukan kah itu... Orang dikatakan oleh kakak ke 2?" Tuan muda ini adalah anak ke 3 keluarga Alpheorus, Alister Xavier Alpheorus. Dan kakak kedua yang dia maksud adalah Sean Tanzanite Alpheorus.

Alister terus menatap ke arah motor itu pergi, ia benar-benar kaget.

"Tuan mudah" Pengawal itu menyadarkannya dari lamunannya.

"Ayo kembali" Ucap Alister

"Baik tuan" Ucap sang pengawal





Agares sudah sampai di apartemennya, ia merasa tubuhnya sangat kotor jadi ia langsung pergi ke kamar mandi.

Saat keluar dari kamar mandi dia hanya menggunakan kimono berwarna hitam. Saat ini dia sangat merasa lapar, tentu saja karena dia belum makan sejak tadi pagi.

Dia berjalan menuju dapur dan melihat ada bahan apa saja disana, untungnya dia sudah berbelanja tadi siang, tapi belum sempat memasak.

Dia hanya membuat nasi goreng dan ayam goreng karena dia sudah keburu lapar.

Sebenarnya dia sangat pandai memasak, dia bisa membuat makanan lain jika ingin, tapi dia terlalu malas.





Keesokan harinya

Drrrt

Drrrt

Drrrt

Agares terbangun dan mematikan alarm nya, ia melihat jam dan itu menunjukkan pukul 05.30.

Hari ini adalah hari pertamanya masuk ke sekolah baru. Ia berjalan kekamar mandi, dan mulai mandi.
Beberapa saat kemudian dia keluar dari kamar mandi dan mengenakan seragam sekolahnya, dia berjalan kedapur dan menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri.

Kembaran Yang Terpisah (Drop) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang