Selama lima tahun ini, hidup Sarada telah mengalami perubahan karena kejadian-kejiadian traumatis dimasa lalu. Kehidupan mewah sebelumnya ternyata hanya topeng yang sedang mencoba memperbudak nalarnya. Sarada berusaha keluar dari lingkaran itu dan m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
__________
02. SCAR
Pria yang memiliki iris sapphire itu merebahkan tubuhnya pada kasur tanpa mengganti setelan kerjanya. Ini adalah hari kedua setelah perceraian itu, dan sekarang Boruto resmi menyandang Gelar Duda.
Meskipun awal pernikahannya di dasari atas rasa saling cinta, Boruto tidak pernah menyesalinya. Baginya, orang yang sudah berkhianat tidak pantas untuk diberikan emosi seberharga penyesalan.
Kesunyian itu terpecahkan dengan suara gawai di sampingnya, terdapat nama sang paman pada layar itu. Dengan malas, Boruto menggeser layar di ponsel lalu memasangkan earphone ke telinganya.
"Ya, Neji."
Boruto bangkit, berjalan mendekati lemari es. Mengambil satu kaleng minuman bersoda dan Diamond Chocolate Cake- hadiah perceraian dari Inojin. Ia membawanya ke meja pantry untuk sarapan. Hari masih pagi dan Boruto baru saja menyelesaikan-ralat, menunda pekerjaannya. Ia masih berada di perusahaan sejak pulang dari persidangan. Sedangkan kamar ini memang di khususkan untuk istirahat dan masih tersambung dengan ruang kerjanya.
"Kelompok Hashirama? Aku sendiri cukup mampu melenyapkan si Kakek Tua itu, untuk apa meminta bantuan mereka."
"Kau gila? Polisi baru saja menemukan bukti baru, kenapa kau sangat teledor sekali Boruto?!" Di seberang sana Neji menggeleng frustrasi.
"Kau bisa meminta hal ini padaku, tidak perlu turun langsung melenyapkan si Hiashi itu."
" ... Atau kau memang berniat masuk kembali ke dunia bawah?"
Boruto meminum minuman bersodanya, ia mendengus mendengar pertanyaan Neji. Bukankah pria itu yang menariknya masuk lebih dulu?
Neji Hyuga-di balik wajah malaikatnya tidak banyak orang yang mengetahui siapa Neji sebenarnya. Dia bukanlah orang yang bersih, diam-diam Neji Hyuga membuat kelompok rahasia yang beroprasi dalam bidang kejahatan kelas kakap. Tidak ada yang menyangka bahwa sosok aslinya sangatlah kejam, bahkan Boruto sekalipun.
Orang gila itu pernah memberikan pistol pada Boruto kecil. Boruto yang masih berusia 8 tahun menganggap benda itu sebagai mainan biasa yang sering di belikan oleh neneknya. Sehingga saat Neji mengajaknya bermain tembak-tembakan pada orang yang terikat, Boruto kecil menurut dan melepaskan satu peluru pertamanya setelah di ajari cara memakainya oleh Neji.
Karena hal itu Boruto tersentak kebelakang dan telapak tangan mungilnya menjadi lecet.
"Wow, Boruto kau memang jenius, untuk seukuran pemula kau berhasil mengenai perutnya. Tapi lain kali kau harus menembakan peluru itu tepat ke kepala."
Itulah yang dikatakan Psikopat Sialan pada Boruto kecil.