Cerita ini banyak kekurangan, plot hole, typo bertebaran, belum lagi kesalahan grammar dan gaya penulisan yang berubah sesuai mood yang nulis__aku.
Take your chance and leave buat yang pengen cerita wow dan perfect, karena nggak mungkin didapetin disini.
Aku buat ini cuma buat seneng-seneng aja jadi mari kita sama-sama having fun.
••☆••♡♡♡••☆••
☆ CAST ☆
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Regan & Regina
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Re, itu bukannya cewek lu?,”
Regan yang sedang menyetir menoleh ke arah yang ditunjuk teman sekaligus partner bisnisnya. Seorang gadis dengan pakaian basah kuyup sedang menunduk di tengah guyuran hujan. Tak jelas apa motif gadis itu, entah mencari penyakit atau sekedar mencari perhatian.
“Kayaknya bukan,” katanya sambil lalu, tanpa berniat memastikan karena dia tahu, gadis tadi memang 'pacar'nya.
Memberikan tumpangan dan membiarkan mobilnya basah gara-gara gadis itu? Hah, yang benar saja!. Belum lagi virus yang mungkin dia bawa. Hell No.
“Tapi dari siluet nya mirip deh,” Jafar masih ragu “but well, tentunya lo yang lebih tau,” dia tak membahas lebih lanjut dan memilih percaya penilaian kekasih sang gadis.
“Yeah,” Regan fokus menatap jalan “Gina nggak mungkin berenti di tengah ujan, imun dia lemah you see…”
“Ah,” Jafar sudah mendengar gosip tentang kesehatan kekasih temannya ini. Malang sekali gadis secantik itu…. .