Another Point of View ( K x Haechan ) -- Islami Series

139 11 7
                                        

⚠️⚠️Warning!! Warning!!⚠️⚠️

Cerita ini banyak kekurangan, plot hole, typo bertebaran, belum lagi kesalahan grammar dan gaya penulisan yang berubah sesuai mood yang nulis__aku.

Take your chance and leave buat yang pengen cerita wow dan perfect, karena nggak mungkin didapetin disini.

Aku buat ini cuma buat seneng-seneng aja jadi mari kita sama-sama having fun.

••☆••○●○••☆••




☆ CAST ☆

Helmy & Sabrina

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Helmy & Sabrina






Helmy & Sabrina

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.







Ada banyak hal yang kudu banget, banget bangeettt dipersiapin pas menjelang hari raya. Salah satunya selain outfit slay adalah jawaban manteb sumanteb yang pas buat bungkem semua pertanyaan rutin macem; "udah ada calon?", HALAGH!.

"Ewh, mual" merengut sambil terus menscroll layar, Rina kembali fokus mencari harga bersahabat di aplikasi shopping online favorit sambil sesekali melirik list yang sudah dibuat. "taplak meja, vas, pengharum ruangan..., kopi, coklat, teh, creamer, thai tea..."

"WOY!!"

"EH COPOT!! JAANTUUUNG GUEEE!!" gadis yang sibuk mengabsen itu murka lalu mendelik sebal pada orang yang kini cekikikan.

"Cep cep cep, tenang sayang. Lagi bulan puasa, jangan emosi" Dinda menarik kursi untuk ikut melihat isi ponsel dan list yang tertera di komputer sang sahabat. "Setdah, macem emak emak"

Mendecih, yang disindir memiringkan desktopnya agar si pengintip melihat dengan lebih jelas. "Any saran, Nek Moy?"

"Eyy cocote" Dinda yang memiliki selera humor receh kembali terkikik. Karena kebetulan sedang iseng dan kurang mood buat kerja, akhirnya dia memilih mencari mangsa buat diganggu. Salah satu korban favoritnya ya si bocil satu ini. Gemes!!.

Her.  [ ✓ ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang