AMORA QUEENA HERNANDEZ

5.4K 246 15
                                        


"kayaknya gue harus ganti deh semoga aja dres atau baju Amora ngak semuany kurang bahan krna biasanya di novel novel yang gue baca pasti pakaian antagonis wanita itu kayak pelacur di club'"ucap Amora lirik.

Amora pun melangkah menuju walk in closet memilih baju atau dress yang tertutup.

Amora mengambil drees hitam yang di atas berwarna putih setelah memakai Amora pun turun kelantai bawah melalui lift.

sesampainya di lantai bawah ada para pelayan memperhatikan nya salah satu pelayan menatap nya dengan tatapan mata sinis memandang Amora.

Amora melihat tatapan sinis dari pelayan ,Amora langsung menghampiri pelayan yang menatapnya tadi

"kenapa kau menatapku sinis hah..?mau saya pecat kamu "ucap Amora dengan aura membunuh menatap pelayan dengan wajah datar dan dingin nya.

pelayan tersebut ketakutan dengan aura membunuh dari Amora serta suara dingin Amora yang membuatnya kesulitan bernafas.

"jawab jangan hanya diam saja"ucap Amora mencekik leher pelayan dengan satu tangan nya

darah mengalir dari leher pelayan karena kuku panjang Amora menembus kulit pelayan serta darah pelayan mengalir di telapak tangan amora.

membuat para pelayan lainnya ketakutan dengan apa Amora lakukan.

nyonya "teriak kepala pelayan kepada Amora.

"hey tak perlu berteriak kepada ku, aku tidak tuli "ucap Amora kepada kepala pelayan.

"maaf nyonya tapi sebaiknya nyonya lepaskan cekikan nyonya anda dari lilin dia bisa mati dan anda akan masuk penjara"ucap Bu Vivi, kepala pelayan.

"Hahahhahhahahha" Amora tertawa iblis suara benar benar membuat para pelayan merinding dengan suara tawa amora.

"aku tak akan masuk penjara hanya cuman membunuh pelayan ini "ucap Amora.

"HEH.... dengar kan ucapanku baik baik dan tanam di otak kecil kalian dengan baik,jika siapa saja menatap ku sinis secara terang terangan aku tak segan segan membunuh siapa saja yang mencari masalah denganku mulai hari ini kalian semua harus tunduk padaku jika tidak kalian akan berakhir seperti dia"ucap Amora dengan mengangkat tubuh pelayan tadi dengan satu tanga yang memegang leher sang pelayan membuat para pelayan lainnya menatap Lila pelayan yang dicekik Amora dengan tatapan takut sungguh mereka tak mau seperti lilin

kalian mengerti tidak"teriak Amora kepada para pelayan.

"mengerti nyonya "jawab serempak para pelayan.

" sekarang kalian boleh kembali "ucap Amora dengan mengusir para pelayan dengan mengibas Gibas tangan .

para pelayan pun kembali ke pekerjaan masing masing lantas Amora melangkah ke meja makan sesampainya Amora pun duduk di kursinya lalu menyendok nasi kemudian mengambil ayam goreng kecap ,udang dan stek daging .

Bu Vivi dibuat kaget dengan porsi makanan amora tak seperti biasany nyonya nya makan dengan lauk sebanyak itu biasanya Amora hanya menyedok dua sendok nasi dan sedikit daging dan sayuran..

"nyonya anda serius makan dengan porsi segini bukannya nyonya ingin diet"tanya Bu Vivi kepada Amora yang duduk di kursi makan.

"ya serius lah mulai sekarang saya ngak akan diet lagi ngapain bikin aku sakit bisa bisa si jalang pelakor itu mengambil posisi ku "ucap Amora ketus.

hey bi jangan beritahu apa tentang ku kepada max dan ........"Amora menjeda perkataannya
"apa yang saya lakukan tadi dan satu lagi bibi melaporkan seperti biasa tentang saya"ucap amora kepada Bu Vivi.

"nyonya tahu kalau selama ini saya yang ditugaskan tuan melaporkan apa yang nyonya lakukan"batin Bu Vivi.

"santai saja kali bibi saya udah tau kok kalau selama ini bibi yang melaporkan tindakan atau perilaku saya kepada max"ucap amora santai melihat Bu Vivi yang terkejut dengan perkataan nya.

"maaf nyonya saya hanya menjalankan tugas saya Nyonya"jawab Bu Vivi.

"tapi mulai sekarang kau harus menuruti perintah ku juga "ucap Amora kepada Bu Vivi .

lalu Amora berdiri dari kursi nya ia telah selesai makan dan meninggalkan ruang makan naik ke lantai atas melalui lift kemudian AMORA sampai di kamar ia langsung membanting tubuhnya pelan di ranjang empuk milik Amora asli.

hahhhhhh.....

Amora membuang nafas kasar lalu menatap langit langit kamarnya mengingat alur novel yang berjudul max hanya untuk Vina seorang dalam cerita di novel Amore akan mati di tangan Devan Howard sang antagonis pria lah .

lah Iyah gue baru ingat kalau Amora meninggal di tangan Devan Howard bukan Abang kandung nya tapi kan Abang kandung nya tahu apa di lakukan Devan kepada Amora, hanzel hanya diam membiarkan Amora di bahwa oleh Devan sialan tu hanzel devinisi Abang bajingan kayak babi pokoknya Sebabi babinya babi lebih baik si hanzel ngak habis pikir gue ada nya Abang kandung ngak perduli adek nya mati di tangan penjahat kayak Devan ya meskipun Amora anak hasil dari luar nikah tapi kan Amora tetap sekandung sedarah lah dengan hanzel hanya beda rahim aja dan kenapa lagi si Vina itu ngak sadari diri ap kalau max itu punya istri ngak perlu Nerima perhatian serta lainnya deh dia seolah olah ngak bersalah emang ngak punya hati tu jalang sialan "gerutu Amora sebal.

"kalau gue kabur pasti max nyari gue bukan karna cinta atau kehilangan gue tapi pasti dia menginginkan bayi ini tapi btw gue sekarang hamil dah parahny lagi kembar"ucap Amora, ingatan Amora yang asli tersimpan jelas di otakny jadi Amora ingat semua hal hal yang terjadi sebelum di menepati tubuh Amora asli.

setelah itu Amora beranjak dari ranjang melangkah ke dalam kamar mandi menggosok gigi,cuci muka setelah itu Amora keluar dari kamar mandi melangkah ke meja hias melihat banyak skincare yang berkualitas dengan harga fantasi Amora pun melakukan perawatan wajahnya ,masker bibir terus masker untuk mata agar tidak hitam seperti mata panda kemudian AMORA beranjak dari tempat dudukny dengan masih memakai masker wajah sekali pakai dan masker mata dan bibir , masih melekat di wajah Amora .

Amora membaringkan tubuh nya lalu menutup matanya terus tak lama kemudian AMORA terlelap.

~~~~ * DI DALAM MIMPI AMORA*~~~

DI Sebuah taman bunga tulip ada seorang gadis terbaring di atas kursi panjang taman bunga tulip ,gadis tersebut membuka matanya seperti nya ia baru terbangun dari tidur atau apa lah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


DI Sebuah taman bunga tulip ada seorang gadis terbaring di atas kursi panjang taman bunga tulip ,gadis tersebut membuka matanya seperti nya ia baru terbangun dari tidur atau apa lah

gue di mana hah...di indah banget nih taman waaah"ucap gadis tersebut menyadari ia ada di taman bunga tulip yang indah.

gadis tersebut adalah kaila Luvena.

kaila bangun dari kursi tersebut kemudian duduk bersandar di kursi menatap sekelilingnya.

tak lama kemudian seorang wanita hamil menghampiri amora ia menepuk pundak kaila dari belakang.

kaila merasakan ada sseeorang menepuk pundaknya kaila pun berbalik menoleh melihat siapa gerangan yang menepuk pundak nya.

kaila terkejut menatap wajah cantik wanita hamil di hadapan nya itu, dengan ucapan terbata bata kaila menyebut nama wanita dihadapan nya.

"a-m..ora"ucap kaila terkejut ia seperti lihat hantu atau iblis yang seakan ingin mencabut nyawanya

Istri Protagonis Pria Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang