Bab 5

318 25 4
                                        

Lee Jennie, seorang model profesional yang sudah terjun ke majalah dunia, sedang bersiap saat ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Lee Jennie, seorang model profesional yang sudah terjun ke majalah dunia, sedang bersiap saat ini. beberapa kali menatap pantulan wajahnya di cermin, meneliti apakah make up di wajahnya sudah sempurna.

Jennie turut hadir dalam sebuah catwalk Gucci di New york Minggu depan, persiapannya sudah matang. ingin lebih memperdalam dunia fashion dari berbagai brand.

Jennie memutuskan pergi ke bawah untuk mengambil beberapa buah siap lahap di lemari es, namun tangannya terhenti ketika melihat potongan cake red Velvet di dalamnya.

"wah, sepertinya enak" gumamnya

baru tangannya akan meraihnya, tiba tiba sebuah tangan menariknya paksa. Jennie menoleh, siapa lagi kalau bukan ulah Lee Tzuyu.

"ada apa??" heran Jennie

"kau tidak boleh menyentuhnya kak, itu berharga untukku" mohon Tzuyu

Jennie bingung, menatap Tzuyu dan cake red Velvet bergantian.

"ini hanya sebuah cake??" protes Jennie

"tapi bukan cake biasa, pokoknya jangan menyentuhnya. aku saja tak rela memakannya" jelas Tzuyu

Jennie tak habis pikir dengan tingkah konyol Tzuyu, lalu meluruskan niat awalnya mengambil buah blueberry dan stroberi.

"biar ku siapkan" pinta Tzuyu

Jennie dengan senang hati menyerahkan buah yang di ambilnya, lalu Tzuyu mencuci lalu meletakkan di wadah bekal.

"kak Jen mau kemana??" tanya Tzuyu tanpa menoleh

"ke agensi, kemana lagi??" acuh Jennie sembari memainkan ponselnya

"siang siang begini??" heran Tzuyu, karena biasanya Jennie akan berangkat pagi pulang siang atau sore

"ada pemotretan dadakan, dan hanya aku model yang paling cocok" sombong Jennie

Tzuyu mencebik, membawa buah ke depan Jennie lalu memberikannya.

"apa aku tidak di terima sebagai model di agensi kak Jen??" tanya Tzuyu serius

"kenapa begitu?? bukankah kau sudah berkali kali melakukan pemotretan??" heran Jennie

"benar, tapi belum ada majalah fashion dengan aku sebagai model. setidaknya jika memang tidak merekrut ku, jangan memberi harapan palsu. aku bisa cari agensi lain" ungkap Tzuyu

Jennie mengangguk, mengerti maksud Tzuyu membicarakan hal ini padanya.

"baiklah, nanti akan ku bicarakan dengan manager" putus Jennie

Tzuyu tersenyum, rupanya kakaknya ini selain menyebalkan juga sangat pengertian.

"gomawo kak Jen" ucap Tzuyu riang

Jennie mengangguk, lalu mengusap kepala Tzuyu dan pergi.

Jennie sangat menyayangi Tzuyu, sejak kepergian kedua orang tua mereka, Jennie bekerja keras demi sang adik.

TUAN MUDA - TAETZUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang